Dialog Payakumbuh di Depan, ”Menuja Persoalan, Mengail Solusi”

Dialog Menuju Payakumbuh di Depan

Dialog Menuju Payakumbuh di Depan

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Sudah dua kali Jumat, gelaran ”Dialog Menuju Payakumbuh di Depan” digelar di Tanawara Coffee Shop di Simpang Terminal Koto Nan Ampek. Jumat kemarin menjadi momentum penting bagi kegiatan dialog ini ke depannya.

Syahdan, dialog ini seperti tidak berkonsep, sebab itulah konsep awalnya. Sebab habbit kita berdialog dengan tema, maka usulan dari tetamu; Tokoh muda yang Sekretaris PDIP Payakumbuh Herman R, Akademisi dan Praktisi LSM Sevindra Juta, Jurnalis Muda Bayu Vesky, Anggota DPRD Limapuluh Kota Wendy Dt Marajo cukup mengena di forum dialog di halaman Kafe itu.

”Sebaiknya, tetapkan tema, undang stakeholder terkait,” simpul Sevindra Juta soal dialog yang dianggap mengambang dan tidak menghasilkan simpulan yang terkonsep dengan maksimal.

Alhamdulillah, ada tanggapan yang berarti. Meski tertatih setidaknya sudah bisa memunculkan panorama masyarakat dialogis kembali di Payakumbuh ini. Sejak mula, berdasarkan konsep bersama tokoh muda Pebriansyah dan kalangan BEM se-Payakumbuh-Limapuluh Kota, bahwa dialog ini untuk penampilan di awal-awal ini hanya akan menjadi ruang aspirasi yang terkebat selama ini.

”Ya, untuk suasana lepas dan santai kita pilih Cafe. Kebanyakan atau mayoritas peserta dialog ini kalangan muda, mahasiswa, dan organisatoris. Ruang diskusi di Payakumbuh dan Limapuluh Kota ini sedang termarjinalkan oleh elegi kumpul-kumpul tak memberi ruang bagi semua. Kami ingin agar seluruh unsur publik di Payakumbuh ini punya ruang bicara, menyampaikan unek-unek dengan taklimat yang tidak dibuat-buat,” ujar Pebriansyah bersama tokoh mahasiswa Fadli Riansyah dan para pimpinan BEM.

Tahap pertama sudah berhasil. Dua kali Dialog ini digelar, makin ramai kalangan muda, sampai-sampai Pengurus Badko HMI pun ikut datang. Suasana sudah mulai menyeruak. Bahwa memang butuh ruang menyampaikan aspirasi lebih luas lagi. Konsep itu kemudian ditawarkan kepada lembaga Persatuan Wartawan Indonesia.

Ketua PWI Payakumbuh/Limapuluh Kota, Yusrizal menyambut baik pelaksanaan dialog ini. Ke depan, untuk selanjutnya PWI akan mengambil kursi untuk ikut mendukung diskusi atau dialog ini agar lebih moderat dan terkonsep. Ini sudah sangat membahagiakan bagi Pebriansyah dan kawan-kawan.

PWI di sesi ketiga bersama-sama dengan pengurus ”Dialog Payakumbuh di Depan” akan mencoba berkolaborasi merunut persoalan demi solusi terbaik.

”Setidaknya, adalah kontribusi kita masyarakat Kota Payakumbuh bagi pemahaman bersama perangkat kerja daerah,” kata Ketua PWI Yusrizal. Dialog Payakumbuh di Depan, ”Menuja Persoalan, Mengail Solusi” (dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*