Dibangun Rp5,3 M, Kantor BPJS Payakumbuh Rampung

Gedung BPJS Kesehatan Cabang  Payakumbuh di Jalan Ade Irma Suryani Payakumbuh yang akan diresmikan awal Februari 2016.

Gedung BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh di Jalan Ade Irma Suryani Payakumbuh yang akan diresmikan awal Februari 2016.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Kantor BPJS  Kesehatan Cabang Payakumbuh, sejak akhir Desember lalu, ràmpung 100 persen. Rencananya, pemakaian gedung berlantai dua itu akan diresmikan awal Februari mendatang. Gedung BPJS yang cukup megah itu, terletak di kawasan Simpang Benteng di Jalan Ade Irma Suryani Payakumbuh.

Kepala  BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Dahidin didampingi stafnya Asfurina,  sudah melaporkan rencana peresmian gedung baru BPJS itu kepada Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar, Kamis (21/1). “Insya Allah kami akan datangkan Dirut BPJS Pusat  dr. Fahmi Idris, untuk menghadiri peresmian gedung ini,” sebut Dahidin.

Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar,  menyambut baik rencana kedatangan Dirut BPJS Pusat  dr. Fahmi Idris, dalam rangka peresmian kantor BPJS itu. “Mudah-mudah Pak Fahmi bisa datang berkunjung ke Payakumbuh,” sebut Suwandel dengan senang hati.

Keterangan Dahidin, kantor cabang BPJS Kesehatan yang dipimpinnya  itu, melayani tiga daerah, masing-masing Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Payakumbuh sendiri. Targetnya, dalam satu atau  dua tahun ke depan, sudah 100% warga ketiga daerah itu yang tercatat bergabung dengan BPJS Kesehatan.

Di Payakumbuh sendiri, katanya, hanya sekitar 10.000 warga yang belum bergabung dengan BPJS. Karena itu, dengan kantor pelayananh yang baru itu, mudah-mudahan akan menambah gairah seluruh pegawai BPJS Kesehatan dalam melaksanakan tugas. Sehingga, mampu meningkatkan kinerja, merangkul warga kota bergabung dengan BPJS Kesehatan.

Dikatakan, dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, tak bisa dilakukan sendiri oleh BPJS Kesehatan saja. Sinergisitas BPJS dengan SKPD terkait sangat diperlukan. Kemudian, pola pikir  masyarakat juga  amat menentukan keberhasilan tugas BPJS.

Dahidin mencontohkan, pemilik kartu BPJS kelas  tiga, tapi ia menuntut pelayanan seperti di kelas 1. Harusnya, jika ingin mendapatkan pelayanan kelas 1, yang bersangkutan harus membayar premi kelas 1. Dahidin mengajak masyarakat, bagi warga yang belum punya kartu BPJS Kesehatan, seyogianya bergabung dengan BPJS sebelum jatuh sakit. Bagi warga miskin, jalani prosedurnya dari kelurahan dan berjenjang ke kecamatan, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Payakumbuh.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*