Dibangun Sejak 2014, Masjid Mardhatillah Cerminan Semangat Gotong Royong

Asisten I Vidal Triza menyerahkan bantuan bagi Masjid Mardhatillah sebesar 15 juta rupiah.

Asisten I Vidal Triza menyerahkan bantuan bagi Masjid Mardhatillah sebesar 15 juta rupiah.

Padang, PADANG-TODAY.com-Unik, Masjid Mardhatillah di Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah dapat dibilang demikian. Dalam pengerjaan misalnya, pendirian masjid ini tidak menggunakan jasa tukang bangunan. Namun, tenaga pengerjaannya dilaksanakan lewat gotong royong oleh warga setempat.

Hal ini terungkap saat Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Kota Padang menyambangi masjid tersebut pada Sabtu (18/6) malam. Rombongan yang dipimpin Asisten I Pemerintahan Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Padang Vidal Triza itu mendengar langsung penuturan pengurus bahwa masjid tersebut mampu berdiri setelah warga melakukan gotong royong sejak 2014.

“Masjid dibangun tidak diupahkan, tetapi kita gorokan bersama-sama sejak 2014,” kata Jurnal, pengurus masjid tersebut.

Dengan kesadaran, diungkap Jurnal, warga saling bahu-membahu membangun masjid. Goro dilakukan bukan setiap hari, namun pada hari Minggu saja. Seluruh warga mendatangi masjid dan bekerjasama. Sehingga kini masjid tersebut telah berdiri dengan ukuran 16×16 meter.

“Sejak dibangun, baru kali ini kami dikunjungi Tim Safari Ramadhan,” terang Jurnal.

Mewakili warga, Jurnal mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Pemko Padang yang telah berkunjung di masjid tersebut. Menurutnya, kedatangan TSR sebagai media informasi bagi warga setempat.

“Lewat kunjungan ini terjadi hubungan timbal-balik antara masyarakat dengan pemerintah,” ungkapnya.

Oleh TSR kelompok 3 Pemko Padang, memang tampak kondisi masjid memang masih belum selesai. Dinding masjid belum diplaster. Tidak ada jendela maupun pintu. Masjid yang dimulai pembangunannya pada 24 Agustus 2014 itu masih terlihat sederhana.

Asisten I Vidal Triza mengatakan TSR yang dilakukan Pemko Padang di setiap tahunnya merupakan substansi untuk membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah dengan warga. Sebab, komunikasi yang harmonis merupakan sebuah keniscayaan bagi kelancaran dan kesuksesan tugas dan kinerja pemerintah sebagai regulator dan eksekutor dalam melaksanakan pembangunan.

“Tanpa terbangun komunikasi harmonis antara pemerintah dan warga dikhawatirkan akan terjadi ketimpangan informasi,” paparnya.

Dalam kesempatan itu Vidal mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi dan kondisi agar tetap kondusif, serta tidak mudah terpancing dengan isu menyesatkan. Selain itu warga juga diharapkan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan dan keilmuan sehingga dapat terbentuk masyarakat yang berkemampuan IPTEK dan bersemangat IMTAK.

“Mari kita tingkatkan semangat membaca Alquran dan shalat subuh berjamaah di masjid dan mushalla, baik di bulan suci maupun di luar bulan puasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Koto Tangah, Kompol Jon Hendri mengimbau kepada warga untuk tetap menjaga Kamtibmas. Termasuk berhati-hati dalam mengenakan perhiasan.

“Sebab, warga kita terbiasa mengenakan perhiasan bila ke pasar. Kebiasaan ini mesti dihilangkan karena akan mengundang tindak kriminalitas,” ujarnya.

TSR 3 Pemko Padang membawa sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemko Padang. Tampak hadir di antaranya Staf Ahli Bidang Pemerintahan Heryato Rustam, Kabag Pereknomian Edi Dharma, Kakan Arsip, Perpustakaan dan Dokumentasi Desmon Danus, Camat Koto Tangah Adlin, serta unsur di sejumlah dinas dan bagian di Pemko Padang. Di akhir kunjungan sekaligus tarawih itu, Asisten I Vidal Triza menyerahkan bantuan bagi masjid tersebut sebesar 15 juta rupiah.(rel/Dodi Syah Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*