Diduga Dianiaya, Keluarga Tersangka Narkoba Ngadu ke Propam

Tersangka Narkoba, Yose, yang lebam matanya, diduga dianiaya penyidik dilaporkan keluarga ke Propam

Tersangka Narkoba, Yose, yang lebam matanya, diduga dianiaya penyidik dilaporkan keluarga ke Propam

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Untuk kesekian kalinya warga masyarakat datang ke Balai Wartawan Luak Limopuluah mengadukan nasib keluarganya yang mendapat perlakukan tidak manusiawi oleh oknum penyidik di Polres Limapuluh Kota.

Ade Vitria,ST (34) warga Tanjung pati, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (26) datang ke Balai Wartawan Luak Limopuluah menyampiakan keluhannya terhadap perlakukan tidak manusia yang dialami kakak kandungnya, Yose Setiadi (44) tersangka narkoba.

Yose Setiadi ditangkap anggota satnarkoba, Jum’at (16/1) sekira pukul 01.30 di Jorong Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, karena diduga melakukan tindak pidana memakai narkoba jenis sabu-sabu.

Meskipun dalam operasi penangkapan itu tersangka pelaku tidak melakukan perlawanan, namun  9 orang anggota satnarkoba yang melakukan penangkapan langsung menghajar tersangka Yose Setiadi, dihadapan istrinya, Ses,  dan anaknya yang masih berumur 4 tahun.

Menurut Ade Vitiari, tiga hari setelah kakak kandungnya ditangkap, keluarga tersangka tidak dibolehkan membezuk. Namun, hari ke empat keluarga korban baru diperbolehkan membezuk tersangka.

“Betapa kagetnya kami, ternyata mata kanan tersangka Yose Setiadi, sudah memerah dan lebam tidak bisa melihat. Besar dugaan, kakak kami dianiayai oleh oknum penyidik” ujar Ade Vitria membeberkan.

Menurut  Ade Vitria, keluarganya tidak mempersoalkan kakak kandungnya diproses secara hukum karena terlibat kasus narkoba. Namun, yang tidak bisa kami terima kakak kandung kami dianiayai sampai  hingga matanya terancam buta.

Lapor ke Propam

Tidak senang kakak kandungnya mendapat tindakan penganiayaan, Jum’at lalu (23/1) oknum penyidik kasus narkoba itu dilaporkan ke Propam Polres Limapuluh Kota. Laporan pengaduan tindak penganiayaan itu diterima Brigadir, Wandi Putra dengan surat tanda pemerimnaan laporan Nomor: STPL/01/1/2015/YANDUAN.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Tri Wahyudi yang dikonfirmasi wartawan mengaku sudah mendapat laporan pengaduan itu dari Propam.

“Kita akan sikapi dan tindak lanjuti laporan pengaduan masyarakat itu “ ujar Tri Wahyudi sekaligus mengaku akan menindak anak buahnya jika terbukti bersalah.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*