DINAS KEBUDAYAAN PERBAIKI LANTAI MUSEUM RUBUH

Padang-today.com – Dinas Kebudayaan Sumbar telah memperbaiki lantai museum Adityawarman yang rubuh.

Advertisements

    “Lantai rubuh sudah diperbaiki guna menghindari kejadian lagi pada pengunjung,”kata Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar,Taufik Effendi saat dihubungi.

     Ia menjelaskan,lantai yang rubuh tersebut yakni lagalaga (Planta kayu) di belakang rumah gadang.

    “Ada sebilah papan yang lapuk dibelakang rumah gadang,itupun sudah di ganti oleh petugas museum,”ungkapnya.

    Lantai museum memang ada yang lapuk,tetapi sudah diganti. “Diduga kena rembesan air sehingga terkena papan lantai,”ujar Taufik.

     Ia menambahkan,Dinas Kebudayaan melakukan perawatan secara berkala di museum Adityawarman.

     “Perawatan dilakukan setiap tahun dilakukan Dinas,”imbuhnya.

     Dinas Kebudayaan memberlakukan retribusi masuk museum,dimana dewasa sebesar Rp 3.000 per orang sedangkan anak-anak sebesar Rp2.000 per orang.

    Pemberlakukan besaran retribusi tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) no.54 tahun 2016,”jelas Taufik

     Sementara itu Adi Saputra Kepala Museum Adityawarman Padang mengakui pada Rabu (24/1) ada lantai museum rubuh saat ada kunjungan dari Taman Kanak-kanak Pertiwi III Siteba Padang.

     “Hanya sebilah papan yang rubuh,itupun sudah diperbaiki guna menghindari kejadian serupa pada pengunjung,”katanya.

     Ia menjelaskan,lantai terbuat dari papan lapuk karena usia dan kena tempias hujan.

      “Lantai lapuk tersebut sudah diperbaiki,”ungkapnya.

    Sebelumnya pada Rabu (24/1) panggung sebelah barat museum Adityawarman lantainya rubuh dan nyaris seorang murid Taman Kanak-kanak Pertiwi III Siteba Padang masuk kedalam lorong lantai jadi korban, sehingga wali murid dan guru merasa cemas melihat kondisi tersebut

   Wali murid histeris berteriak, melihat anak-anak yang sedang berlarian lalu lantai tempat anak-anak berpijak roboh.

     Museum adityawarman Sumatera Barat sebagai salah satu kunjungan wisata dan tempat edukatif pendidikan bagi siswa untuk menimba ilmu pengetahuan.(*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*