Dinas Kesehatan Adakan Sosialisasi JKMPP JKMPP Rangkul Masyarakat Kurang Mampu

Padang Panjang, Padang-Today.com – Setelah ditetapkan Kota Padang Panjang dalam kategori Universal Health Coverage (UHC), Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang adakan Sosialisasi UHC Jaminan Kesehatan kepada Camat Lurah dan RT se-Kota Padang Panjang di Hall Lantai III Balaikota, Jumat (26/1).

Advertisements

Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi yang berarti semua kendala yang dirasakan oleh masyarakat ditampung dan dijawab hari itu juga.Walikota Padang Panjang Hendri Arnis, BSBA yang diwakili oleh Plt.Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Panjang Indra Gusnady, SE, M.Si membuka secara resmi acara tersebut dan mengatakan, semua masyarakat Kota Padang Panjang harus terjamin kesehatannya, tidak ada yang tidak, dan tiap masyarakat akan mendapatkan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat Padang Panjang (JKMPP).

“Saya tidak ingin ada lagi masyarakat yang sakit tidak bisa berobat karena terkendala biaya,ini sangat perlu kita tolong dan Pemerintah Kota sendiri yang akan jemput bola agar semua dapat di daftarkan dalam JKMPP,” tegas Indra Gusnady.

Indra Gusnady menjelaskan, setiap masyarakat yang masuk JKMPP, semua biaya untuk berobat akan ditanggung oleh Pemerintah Kota sendiri, karena ini merupakan kewajiban dasar bagi Pemko. Selama masyarakat mengikuti prosedurnya maka semua proses berobat tidak dipungut biaya.

“Masyarakat tidak perlu takut lagi untuk berobat, karena semua biaya akan ditanggung oleh Pemko. Dan tentunya ini harus melewati prosedur yang benar dan jelas,”terang Indra Gusnady.

“Kami berharap agar masyarakat Kota Padang Panjang 100 persen mendapatkan kartu JKMPP ini, dan bagi masyarakat yang belum mendaftar akan kita bantu dan akan kita giring untuk mendapatkan kartu ini,” kata Indra Gusnady menyudahi.

Sementara itu Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bukittinggi Drs. MB Sjahjadi, MM, APt, AAk yang menjadi narasumber dari kegiatan itu menjelaskan, tahun 2018 ini Cuma 26 Kota yang mencapai UHC dan salah satunya termasuk Kota Padang Panjang, kenapa bisa demikian?, karena Kota padang panjang sudah terlebih dahulu melaksanakan kegiatan ini sebelum peraturannya ditetapkan.

Untuk saat ini Kota padang Panjang sudah banyak masyarakatnya yang mendaftarkan diri untuk JKMPP, Cuma tinggal beberapa persen lagi yang belum. Dan sejak adanya JKMPP ini jumlah kunjungan fasilitas kesehatan selalu meningkat, sebab masyarakat tidak ada lagi yang takut untuk memeriksa kesehatannya.

“Saya minta kepada masyarakat yang sudah terdaftar di JKMPP ini agar melewati prosedur yang benar, dimana disini semua yang memakai kartu ini hanya bisa menduduki kelas III tidak ada yang masuk ke kelas lain, jika mengambil kelas lain akan menjadi pasien umum,” jelas Sjahjadi.

Sjahjadi menambahkan, tempat pelayanan pendaftaran pertama kali JKMPP ini adalah Puskesmas, nah dari Puskesmas ini baru nanti bisa rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), jika pasien mengalami sakit yang tidak bisa ditangani oleh Puskesmas, namun apabila pasien bisa di atasi oleh Puskesmas maka tidak perlu dirujuk ke RSUD.

“Apabila nantinya masyarakat berada di luar Kota Padang Panjang dan mengalami sakit yang harus ditangani saat itu, boleh menggunakan kartu JKMPP nya didaerah tersebut. Bagi masyarakat yang sudah menggunakan kartu BPJS Mandiri dan tidak sanggup bayar, boleh keluar dang anti dengan JKMPP dengan syarat harus melunasi tunggakan selama 13 kali pembayaran, dan apabila tidak mampu membayar boleh dicicil sedikit demi sedikit,” jelas Sjahjadi.

“Mengenai masalah obat, semua obat baik di Puskesmas atau RSUD sendiri sudah kami bayar, tidak ada lagi yang beli obat diluar, jika ini terjadi langsung laporkan ke Dinas Kesehatan atau langsung ke saya,” kata Sjahjadi.

Disamping itu Kepala Dinas Kesehatan Drs.Nuryanuwar,Apt, MM, M.Kes yang juga hadir saat itu dan mengatakan, jika mau mendaftar JKMPP ini cukup Bawa KTP dan Kartu Keluarga ke Kantor Kelurahan, nanti akan diberikan formulir yang akan disahkan oleh Lurah dan Camat setempat, selanjutnya Formulir, KTP, dan Kartu Keluarga tersebut akan diverifikasi oleh Dinas Kesehatan.

“Kalau ada masyarakat yang mengalami kesusahan dalam proses pendaftaran JKMPP langsung lapor kesaya atau langsung ke Dinas Kesehatan, kami akan melayani semua kendala yang ada,” ujar Nuryanuwar.

Nuryanuwar juga mengatakan, tujuan diadakan sosialisasi JKMPP ini adalah untuk memudahkan masyarakat Padang Panjang dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dari Puskesmas maupun Rumah Sakit yang ditunjuk dan telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan

“Saya harap dengan adanya sosialisasi ini, tidak ada lagi kendala untuk masyarakat mendapatkan kartu JKMPP ini, tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh sakit tidak ada biaya untuk berobat,” tutup Nuryanuwar. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*