Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Sosialisasikan Kearsipan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Sosialisasikan Kearsipan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Sosialisasikan Kearsipan.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan laksanakan Sosialisasi dan penyuluhan Kearsipan di lingkungan Pemerintah Kota, yang pembukaannya dilaksanakan di Aula pertemuan Hotel Mangkuto Kota Payakumbuh, Selasa, (17/7).

Sosialisasi dan penyuluhan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Walikota Hj. Ruslayetti, SPd, M.Pd, yang didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ir. Zulinda Kamal, beserta Sekretaris Dasril, SPd MPd, dan Camat se Kota Payakumbuh dan langsung mendatangkan narasumber dari Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat, Drs. Alwis, Kabid Kearsipan, Kiswati, SD, MPA, Kasi Pembinaan Kearasipan, Hayati Saat, BA dan Arsiparis, Dra. Surya Esra, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat.

Staf Ahli Walikota Ruslayetti dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Arsip memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan organisasi, baik untuk perencanaan, pelaksanaan kegiatan, pengambilan keputusan maupun untuk bahan pertanggung jawaban kegiatan organisasi,

“tidak ada kegiatan organisasi yang tidak menghasilkan arsip dan tidak ada organisasi yang tidak memerlukan arsip, oleh sebab itu, arsip harus diselamatkan dan dikelola secara profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” terang Ruslayetti.

Peranan Kearasipan dalam suatu organisasi, baik pemerintah maupun swasta, ibarat urat nadi pada tubuh manusia, kebutuhannya baru dirasakan ketika alirannya tidak lancar,

“Peranan Kearsipan sangatlah potensial dan tidak mungkin dapat dihapusfungsinya dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan administrasi sehari-hari,” lanjut Ruslayetti.

Ditambahkan Ruslayetti, bisa dibayangkan, apabila suatu kantor memerlukan informasi yang harus dengan cepat, tetapi hal itu tidak dapat diperoleh dikarenakan ketidak benaran informasi yang ada di dalam arsip/feeling,

“hal tersebut berakibat fatal bukan hanya kepada keputusan yang harus ditentukan namun akibatnya bisa lebih jauh lagi dan secara fatal juga dapat menimbulkan hilangnya kepercayaan terhadap organik,” kata Ruslayetti.

Dizaman modern ini, arsip dipandang orang masih begitu disepelekan dan arsip dipandang sebagai limbah administrasi, onggokan kertas bekas yang tidak berguna lagi, sedikit yang menghargai,

“tentunya kedepan pemerintah lebih meningkatkan lagi perhatiannya untuk bidang Kearsipan, terutama peningkatan jumlah personil peningkatan mutu SDM dan peningkatan sistem serta manajemen pengelolaan arsip,” harap Staf Ahli Walikota Ruslayetti.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Zulinda Kamal dalam sambutannya menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintahan tentang arsip yang benar untuk selanjutnya diterapkan dalam. Pengelolaan administrasi kantor,

“Peserta sosialisasi dan penyuluhan ini diikuti oleh 19 Kelurahan di 5 Kecamatan se Kota yang terdiri dari Sekretaris Kelurahan dan pengelola kearsipan yang berjumlah sebanyak 38 orang,” pungkas Kadis Zulinda Kamal.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*