Dinilai Indispliner, Army Dhino Dicoret dari Tim Futsal PON Sumbar

dhino

Advertisements

PADANG, PADANGTODAY.com – Kapten tim Futsal PON Sumbar, Army Dhino Mulya, untuk sementara dicoret dari tim Futsal PON Sumbar. Karena pemain tersebut lebih memilih bergabung ke Klub Liga pro Pingdus FC Surabaya.

Karena tindakan itu dianggap sebagai indispliner oleh manajemen Tim PON, maka diputuskan untuk mencoret Dhino. “Kita selalu menanamkan pada pemain untuk bangga dan mau berjuang satu hati untuk Sumbar. Kalau pemain tak lagi punya “jiwa Sumbar” apa gunanya kita mempertahankan.”ucap Ketua AFD Sumbar, H. Yasman Yanusar.

Tak hanya itu, Dhino yang sebelumnya dibina dan dibesarkan klub Rafhely Futsal FC, juga dinyatakan bukan lagi pemain klub milik H. Yasman Yanusar itu. Karena melanggar perjanjian dan komitmen yang telah disepakati antara manajemen Rafhely FC dengan pihak Pingdus.

“Kita tak tahu apa yang terjadi dengan Dhino. Sebelumnya perjanjian dengan Pingdus melalui pelatih Andri Irawan, jika ada iven atau turnamen, Dhino wajib mendahulukan tim Sumbar. Kalau kompetisi resmi baru mendahulukan Pingdus. Tapi kenyataannya dia lebih memilih membela Pingdus, sementara kompetisi belum digelar.”ucapnya.

Awal bertingkahnya Dhino, usai Turnamen Rafhely Specs 2015 Pingdus FC tertarik mengontrak Dhino untuk bermain di Futsal Super League (FSL). Rafhely FC sebagai klub pemilik Dhino pemilik bersedia melepas, dengan harapan semakin membuatnya berkembang dan semakin terasah di Liga Pro, sekaligus mematangkannya agar bisa berkontribusi besar untuk Tim PON Sumbar.

Namun, dalam perkembangannya, Dhino mulai bertingkah. Bahkan selaku kapten tim PON Futsal Sumbar, dia sempat meninggalkan tim saat ikut Turnamen Piala Emas dan GATO. Tapi kemudian balik lagi, namun tindakan itu membuat suasana tim dan antar pemain sedikit terganggu.

Walaupun demikian, H. Yasman juga tak akan mengabaikan hak Dhino sebagai warga Sumbar, jika suatu saat dia ingin kembali memperkuat tim Futsal PON Sumbar.

“Namun untuk menentukan apakah dia bisa masuk tim PON, kita akan tetap menampungnya. Mungkin bisa lewat seleksi lagi. Namun keputusan akhirnya saya serahkan atas rekomendasi pelatih. Karena pelatih yang akan menilai dia baik deri segi teknis maupun sikap.”katanya.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*