Disdik Padangpanjang Programkan Revitalisasi Pendidikan

Padangpanjang, PADANGTODAY.COM -Upaya mengkokohkan Padangpanjang sebagai kota tujuan pendidikan di Sumbar, Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padangpanjang mempersiapkan program Revitalisasi untuk membenahi kualitas standar pendidikan Nasional pada tahun anggaran 2015 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangpanjang, Desmon tidak menampik kondisi dunia pendidikan Padangpanjang saat dalam kondisi lemah. Hal itu diungkapkannya, berdasarkan fakta belum tercapainya pemenuhan delapan Standar Pendidikan Nasional (SPN) yang berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu.

“Perubahan besar-besaran untuk mendongkrak kebali mutu pendidikan kota kita ini, sudah menjadi suatu keharusan. Baik perubahan sistem pendidikan, maupun dalan segi sarana prasarana kebutuhan dunia pendidikan seperti bangunan dan lainnya. Situasi memprihatinkan ini bukan berarti hancur karena Padangpanjang masih tercatat mampu mengukir prestasi di tingkat nasional, namun harus segera dibenahi untuk lebih baik lagi ke depannya. Khususnya terhadap SMAN 1, SMAN 2 dan SMPN 1,” ungkap Desmon.

Lebihlanjut, menyikapi 8 SPN khususnya , beberapa sekolah harus dilakukan master plane ulang. Seperti SMPN 1 Padangpanjang yang saat ini mengalami penurunan dari sisi akreditasi, tidak menutup kemungkinan akan lahirnya sekolah baru karena tidak memadai untuk menampung kuantitas peserta didik. Tidak hanya berorientasi terhadap mutu proses belajar mengajar (PBM), suatu sekolah juga harus mengedepankan sadar lingkungan dan bencana.

“SMPN 1 saat ini memang jauh dari kelayakan suatu sekolah jika mengacu pada 8 SPN. Apa lagi mengingat daerah ini rawan terhadap bencana gempa, tentu sangat berisiko terhadap keselamatan peserta didik. Karena itu, satu-satunya jalan yang perlu disikapi secara cepat adalah pengembangan bangunan sekolah di lokasi baru. Ini akan kami ajukan melalui APBD 2015, dengan harapan bisa dalam bentuk proyek multiyear,” tuturnya.

Sedangkan dari sisi mutu dan kualitas pendidikan secara umum di Padangpanjang, Disdik tengah menyusun master plane secara besar-besaran. Konsep maju bersama antara sekolah negeri dan swasta, serta pemetaan dan pemerataan kompetensi tenaga pendidik atau guru adalah merupakan salah satu orientasi revitalisasi master plane dunia pendidikan Kota Padangpanjang.

“Kita berharap rencana ini akan mendapatkan dukungan penuh semua pihak, termasuk DPRD. Sehingga output pendidikan sekolah negeri dan swasta bisa lebih bersaing. Dan satu harapan utama kami, sekolah unggul tidak lagi hanya

SMAN 1 Padangpanjang. Namun akan lahir banyak sekolah unggulan lainnya. Seperti untuk SMAN 2 Padangpanjang, tidak tertutup juga kemungkinan mengarah pada konsep boarding school, seiring dengan adanya wecana pemindahan kantor Disdik ini,” pungkas Desmon.(nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*