Dompet Dhuafa Bantu Balita Kelainan Jantung

Padang, PADANGTODAY.com – Balita yang memiliki penyakit jantung bawaan, Khalifah Putra Novera (1 tahun 9 bulan) akhirnya mendarat di tanah kelahiran. Pasca menjalani operasi dan perawatan di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta dengan rujukan dari Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa, anak kedua dari seorang buruh itu dibolehkan pulang.

“Alhamdulillah setelah oprasi dan dua bulan menjalani perawatan, kondisi alif (khalifah-red) terus membaik,” tutur sang ayah, Doli Syah Putra, saat berkunjung ke Graha Kemandirian Dompet Dhuafa Singgalang, Jumat (8/8).

Sekarang, Allif sudah bisa main-main dengan riang, kejang yang dulu sering kumat, skarang tidak lagi. “Biasanya kalau sudah menangis sedikit saja, bisa kejang,” kata sang bunda,
Sepria Novera.

Sebelumnya, atas rekomendasi Dompet Dhuafa Singgalang, Alif, dikirim ke pihak RST Dompet Dhuafa untuk melanjutkan rujukan pengobatan atas penyakit jantung yang dideritanya. Setelah dilakukan survei ke kediaman Doli di daerah Tunggul Hitam serta pemeriksaan terhadap data-data kesehatan alif, Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra, menyetujui perujukan Alif ke RST yang kemudian dirujuk lagi ke RS Harapan Kita Jakarta.

Ayah Alif hanya bekerja sebagai buruh, sedangkan ibunya cuma ibu rumah tangga biasa. Kesulitan ekonomi membuat mereka mengajukan bantuan kesana-kemari untuk pengobatan Alif. “Alhamdulillah, jodoh kesembuhan Alif ternyata melalui Dompet Dhuafa,” kata ibunya.

Dompet Dhuafa Singgalang akhirnya memberikan bantuan tiket pulang pergi untuk Alif dan kedua orangtuanya. Tempat tinggal selama dua bulan di sana pun telah disediakan.

Sepria mengaku sangat puas dengan pelayanan di RST dan tempat tinggal sementara mereka. “Meski merupakan orang baru dan tidak tahu apa-apa, kami merasa nyaman, orang-orang di sana ramah-ramah, apalagi yang d rumah sakit,” tuturnya.

Kepala Divisi Program Dompet Dhuafa Singgalang, Karsini, mengungkapkan kesyukuran atas kepulangan alif dan kepuasan kedua orangtuanya atas pelayanan di tempat tinggal sementara maupun d rumah sakit. “Itu memang tekad kami, senantiasa berusaha memberikan layanan terbaik untuk dhuafa,” paparnya.

Alif kini sudah kembali riang. Fisik dan psikisnya terus berkembang. “Semoga Alif lekas sembuh hingga dapat tumbuh normal seperti anak-anak lainnya,” pungkas Karsini. (win/ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*