DPPKA Datangkan Narasumber dari Depdagri, Susun APBD 2016

Wawako Suwandel Muchtar, membuka sosialisasi Permendagri No. 52 Tahun 2016, di aula Balaikota Payakumbuh, Selasa.

Wawako Suwandel Muchtar, membuka sosialisasi Permendagri No. 52 Tahun 2016, di aula Balaikota Payakumbuh, Selasa.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar, menegaskan, seluruh pimpinan SKPD dan pejabat pengelola keuangan daerah, harus memahami Permendagri No. 52 Tahun 2015, tentang Pedoman Umum Penyusunan APBD Tahun 2016. Wawako tak ingin dalam penyusunan APBD 2016, terjadi kesalahan mendasar, sehingga menghambat pelaksanaan atau serapan APBD dikemudian hari.

Penegasan tersebut disampaikan Wawako Suwandel Muchtar, ketika membuka acara Sosialisasi Permendagri No. 52, di aula Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (22/9). Kepala DPPKA Drs. Syafwal, MM, melaporkan, kegiatan tersebut diikuti seluruh pimpinan SKPD, sekretaris, PPTK di lingkungan SKPD. Dimaksudkan, ke depan tak ada lagi SKPD yang gagap dalam menyusun tahapan perencanaan anggaran.

Nyaris disemua daerah diseluruh provinsi, serapan dana pada APBD 2015 di bawah 50%. Dampaknya, membuat ekonomi jadi melambat, dan berujung kepada kemunduran  kesejahteraan rakyat. Karena itu, penganggaran 2016 nanti, jangan sampai terjadi kesalahan-kesalahan lagi, sehingga APBD dapat dilaksanakan dengan baik.

Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, yang hadir dalam pembukaan sosialisasi Permendagri No. 52/2016 itu,  memberikan apresiasi kepada pemko yang menggelar acara dimaksud.  Anggota DPRD Payakumbuh sendiri, katanya, juga sudah mengikuti sosialisasi dimaksud  dari sumber yang sama. “Kami sangat senang, karena dalam pembahasan APBD nanti sudah memiliki persepsi yang sama, sehingga akan mempercepat lahirnya Perda tentang APBD Payakumbuh 2016.

Menurut Ketua DPRD Dt. Parmato Alam,  serapan APBD Payakumbuh yang sudah di atas 50%, sebuah langkah maju yang pantas diberi penghargaan, jika dibanding dengan daerah lainnya di Indonesia.  Namun, tambah Dt. Parmato Alam, serapan dana itu akan lebih besar lagi, jika perencanaan yang dilakukan SKPD  dapat dilaksanakan, sesuai peraturan berlaku.

Kementerian Dalam Negeri  dalam acara sosialisasi tersebut, menurunkan staf terbaiknya dalam penyusunan APBD ini, yaitu Kasi Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I Kemendagri,  Ihsan Dirgahayu, S.STP, MHP bersama stafnya  Ari Pradana, SE.

Secara detail, pejabat yang merupakan asli Kota Padang ini, secara detail menjelaskan, penyusunan APBD 2016, termasuk peraturan tentang hibah dan bansos yang selama ini banyak  diperdebatkan, sehingga menimbulkan multi tafsir bagi daerah dan masyarakat.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*