DPR MINTA KESERIUSAN PEMPROV SUMBAR DALAM MEGA PROYEK 2018

 

Advertisements

Padang-today.com – anggota Komisi V DPR RI bidang pembangunan, Alex Indra Lukman meminta Pemerintah Provinsi Sumbar agar lebih serius dalam menangani mega proyek tahun 2018.

“Cukup banyak pembangunan yang dilakukkan pusat untuk Sumbar pada tahun depan (2018),agar pemerintah lebih serius,”kata Alex Indra Lukman saat dihubungi dari Padang.

Sebagaimana di ketahui perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat (Sumbar) masih tinggi. Bukti ini dilihat dari dilakukannya berbagai pembangunan infrasrutktur skala besar dengan pembiayaannya melalui APBN.

“Untuk tahun 2018 nanti, setidaknya 13 proyek skala besar yang dibangun pemerintah pusat untuk Sumbar. Pembangunan infrastruktur itu punya nilai strategis dan mendorong percepatan pembangunan ekonomi Sumbar dan sekitarnya,” imbuh Alex Indra Lukman.

Ia menjelaskan,setidaknya ada 13 bentuk pembangunan yang dilakukan di tahun 2018 baik yang dilaksanakan/diteruskan pembangunannya itu diantannya, pembangunan Trans Mentawai di Sipora, lalu di Siberut, kemudian trans Mentwai di Pagai Utara dan Pagai Selatan, serta pembangunan Bandara Rokot.

Tidak itu saja, pemerintah juga merencanakan pembangunan jalan alternatif Koto Baru, jalan Teluk Kabung – Mandeh – Tarusan. Selanjutnya pembangunan jalan Purus – BIM. Pengerjan jembatan Lolong, dan jembatan di Bung Hatta-Air Tawar. Kemudian p jalan Bunga Tanjung – Teluk Tapang dan pengerjaan Pelabuhan Teluk Tapang, di Pasaman Barat.

“Termasuk juga rencana pembangunan jalan trans Pekanbaru-Padang yang akan dimulai pengerjaannya akhir tahun ini. Dan itu semua memang sumber pendanaan dari APBN, karena Presiden Joko Widodo sangat serius berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumbar dgn membangun infrastruktur,”ungkapnya.

Meski cukup banyak kegiatan pembangunan itu,lanjutnya diminta keseriusan pemerintah daerah baik pemprov maupun pemkab dan pemko di Sumbar. Hal ini terkait dengan ketersediaan lahan bagi proyek pembangunan infrastruktur itu.

“Memang urusan pembebasan lahan menjadi kewenangan Pemda, maka keseriusan pemerintah pusat harus diimbangi oleh Pemda,”tegas Alex.

Didapat kabar,beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno untuk menghadiri rapat kabinet terbatas (ratas) bersama beberapa menteri.

Ini terkait dengan evaluasi proyek strategis nasional dan program prioritas di Provinsi.

Salah satu pembahasan pada ratas itu, sebut Alex yaitu menyangkut proyek besar di Sumatera Barat adalah jalan Tol Trans Sumatera, yaitu untuk ruas Pekanbaru-Padang. Rutenya adalah Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukittinggi-Padang Panjang-Lubuk Alung-Padang.

Alex menambahkan, saat itu Presiden Jokowi menegaskan Program Strategis Nasional (PSN) ini sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Sumbar.

“Sehingga implementasinya harus betul-betul dikawal di lapangan dan nantinya pemanfaatnya juga betul-betul optimal bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat,”imbuhnya.

Sementara itu Kabiro Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal menyatakan

Dalam hal ini Pemprov sudah sangat serius.

“Semua hal yg berkaitan dg progran strategis nasional tersebut telah disiapkan,”katanya.

Terakhir, GubernurSumbar telah dipanggil oleh Presiden dalam rapat terbatas denga Wapres serta Menteri terkait strategis nasional serta kesiapan Pemprov Sumbar terkait mega proyek.

“Kita di Sumbar tentu mensyukurinya dan akan bersungguh – sungguh menyiapkan segala sesuatunya sesuai ketentuan yang berlaku,”imbuh Jasman (der).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*