Drainase di Depan Rumah Dinas Ketua DPRD Tersumbat Lagi, LPM Mengadu ke Syafrizal

Syafrizal dan Ketua LPM M Budi Nanda

Syafrizal dan Ketua LPM M Budi Nanda

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Salah satu keluhan masyarakat kelurahan Parik Muko Aia, kecamatan Latina, adalah tentang permintaan ke Dinas PU untuk melakukan pengerukan sendimen drainase depan rumah dinas ketua DPRD, karena drainase depan rumah dinas ketua DPRD tersebut selalu tersumbat.

Demikian dikatakan ketua LPM Parik Muko Aia M Budi Nanda kepada Syafrizal, dari fraksi Bulan Bintang DPRD Kota Payakumbuh ketika Reses ke Parik Muko Aia, Sabtu (25/4) lalu, tersumbatnya saluran tersebut tidak saja di depan rumah ketua DPRD, akan tetapi sudah merembet sampai ke aliran Batang Pulau.

Sendimen dipenuhi sampah pecahan material batu dan pecahan kaca yang sulit dilakukan dengan gotong-royong. Jika hujan maka tersendatlah aliran air menuju Batang Pulau, genangan air memenuhi jalan, halaman rumah penduduk dan halaman rumah dinas Ketua DPRD, ujarnya.

Ditambahkan Fauzi (Tokoh Masyarakat), pemerintah diminta segera mengganti jembatan Tembok Pulau yang dibangun zaman Belanda, aliran air tersendat pada rongga jembatan berbentuk lingkaran diameter 4 meter, sementara Dam Batang Pulau adalah 8 meter, permohonan diteruskan ke Pemerintah Provinsi Sumbar karena ruas jalan Tan Malaka adalah kewenangan provinsi.

Sementara itu Dt.Gindo Rajo Nan Sati juga salah seorang tokoh masyarakat setempat, menyampaikan pentingnya diteruskan lanjutan pembangunan jalan Punai dengan Aspal Hotmix, panjang jalan adalah 1.300 meter, telah dihotmix oleh Pemko Payakumbuh tahun 2013 sepanjang 400 meter, masih tersisa lebih kurang 900 meter lagi, masyarakat sudah malas melihat petugas yang tiap sebentar datang mengukur, mengukur dan mengukur jalan Punai, tapi tak kunjung diaspal juga.

Sedangkan menurut Elmusaded dan Amri Zakaria, menyampaikan aspirasi tentang lanjutan Cor Bahu dan Drainase Jalan Rasyid Thaher, Lanjutan Dam Irigasi dan Bonda Caciang, kiranya segera menjadi prioritas bagi Pemerintah Kota Payakumbuh.

Pada bagian akhir, ketua Karang Taruna, Maya meminta perhatian dan bantuan kegiatan pemuda, fasilitas pasar Pabukoan, bantuan PAUD, kongsi kematian, sarana-prasarana Posyandu, makan tambahan untuk balita yang berkunjung ke Posyandu.

”Menyerap aspirasi dari masyarakat kelurahan Parik Muko Aia, Insya Allah akan kita perjuangkan dengan maksimal. Tujuan dilakukan reses oleh seluruh anggota DPRD memang untuk menjemput aspirasi untuk ditindak lanjuti,” ujarnya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*