Dua Dosen STAIDA Payakumbuh Raih Juara Pada MTQ Nasional XXVI di NTB

Dua Dosen STAIDA Payakumbuh Raih Juara Pada MTQ Nasional XXVI  di NTB

Dua Dosen STAIDA Payakumbuh Raih Juara Pada MTQ Nasional XXVI di NTB

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh memang tidak bias dipandang sebelah mata. Sekolah tinggi yang baru berusia enam tahun ini, memiliki cirri khas di bidang al-Qur’an dan Bahasa Arab dan memiliki dosen-dosen yang luar biasa, serta memang ahli di bidangnya. Salah satu buktinya, dua orang dosen STAIDA Payakumbuh menyumbangkan medali emas di ajang MTQ Tingkat Nasional XXVI yang dilaksanakan di Mataram, Nusa Tenggara Barat tahun 2016 ini.

Ketua STAIDA Payakumbuh, Ahmad Deski menyebutkan bahwa dosen-dosen STAIDA Payakumbuh banyak yang berkiprah di dalam ajang MTQ, baik sebagai peserta maupun dewan juri di tingkat Kabupaten/Kota sampai Nasional.

“Kita atas nama civitas akademika STAIDA Payakumbuh mengucapkan selamat kepada Ustadz Ade Setiawan MA dan Ustadz Ihsan Nuzula MA yang telah berhasil mengharumkan nama Sumatera Barat pada ajang MTQ tingkat nasional,” sebutnya.

Menurut ketua STAIDA,  pada ajang MTQ Nasional tahun ini,  ada empat orang dosen STAIDA yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Tiga orang menjadi peserta, yaitu Ustadz Ade Setiawan MA (Khat Dekorasi Putra),  Ustadz IhsanNuzula, MA (Tilawah Dewasa Putra), Etika Vestia, MA (Khat Naskah Putri), serta satu orang dosen menjadi dewan juri bidang qira’at, yaitu Ustadz Rusydi Kinan, Lc.

“Alhamdulillah kita memiliki dosen tetap yang sudah berkiprah di MTQ tingkat Nasional, mudah-mudahan para mahasiswa bisa mengikuti jejak langkah dosen mereka” jelas Deski.

Ketua Yayasan Darul Furqon Payakumbuh, H. Hasan Basri, Sy, S.Pd yang didampingi oleh Devitra dan Fahrul Usmi juga langsung mengucapkan selamat kepada Ade Setiawan dan Ihsan Nuzula. Kita bangga memiliki dosen yang mampu berkiprah di MTQ tingkat nasional. Mudah-mudahan STAIDA Payakumbuh mampu melahirkan generasi terbaik dan mampu berkiprah di ajang MTQ sampai tingkat Nasional.

Kemudian, Ketua STAIDA mengimbau putra-putri terbaik yang berada di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota pada khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya untuk bergabung menjadi mahasiswa STAIDA Payakumbuh yang saat ini memiliki dua prodi, yaitu Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT).(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*