Dua Pengedar Dibekuk, Petugas Berhasil Menyita 16 Kilogram Ganja Kering

Dua pengedar narkoba dan barang bukti.

Dua pengedar narkoba dan barang bukti.

Advertisements

AGAM, PADANGTODAY.com-Satuan Narkoba Polres Agam, membekuk dua pemuda berinisial DM (24) dan AD (18) atas kepemilikan lebih kurang 16 Kilogram daun ganja kering siap edar. Penangkapan kedua tersangka yang merupakan warga Kecamatan Lubukbasung itu berdasarkan hasil penyelidikan personil Sat Narkoba Polres Agam selama ini terhadap pelaku yang selama ini dicurigai, kemudian petugas melakukan penggeledahan terhadap DM di rumahnya, Senin (20/4) Malam, dan berhasil menemukan beberapa bungkusan ganja kering yang disimpan tersangka. Setelah dikembangkan , akhirnya DM yang merupakan seorang residivis kasus pencurian yang baru 5 bulan keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sago Lubukbasung, mengakui bahwa dirinya mengedarkan barang haram tersebut tidak sendirian, namun mempunyai seorang teman yang mensuplai ganja kering kepada dirinya, sehingga petugas melacak keberadaan teman tersangka dan langsung melakukan penangkapan AD di kawasan SPBU Manggopoh pada malam itu juga.

Dari tersangka AD, Polisi berhasil mengamankan lebih kurang 16 Kilogram ganja kering yang disimpan di beberapa tempat terpisah. Kedua tersangka ini menyimpan barang haram tersebut di rumah mereka dan di dalam bangunan sekolah. Barang bukti yang berhasil disita petugas adalah 2 paket kecil ganja, 4 paket sedang, 15 paket besar ganja dengan total diperkirakan 16 Kilogram. Selain itu juga diamankan satu unit timbangan dan uang tunai sebesar Rp 300 Ribu. Ganja kering tersebut diperkirakan senilai Rp 25 Juta.

” Dua pemuda ini merupakan pengedar ganja yang kita curigai selama ini. Mereka di tangkap oleh petugas kita setelah adanya penyelidikan dan diketahui bahwa kedua tersangka ini menyimpan ganja kering yang akan di edarkan untuk wilayah Kabupaten Agam. Setelah kita berhasil membekuk keduanya, kita akan terus mengembangkan kasus ini untuk mencari tahu darimana mereka mendapatkan ganja dan siapa yang menyuplai barang haram tersebut kepada mereka selama ini, sehingga peredaran narkoba diwilayah Kabupaten Agam dapat kita minimalisir dan kita tindak tegas siapapun pelakunya” ujar Kapolres Agam, AKBP Eko Budhi Purwono, kepada Wartawan, Selasa (21/4) di Mapolres Agam.

Dari pengakuan kedua tersangka kepada petugas, barang haram tersebut mereka beli dari daerah Madina Propinsi Sumatera Utara dengan cara menjemput langsung ke daerah itu. Di Madina, mereka membeli satu paket besar ganja kering seharga Rp 1.6 Juta. Keduanya dijerat pasal 111 dan pasal 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 15 Tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*