Duet Taruddin dan Rusli Intan Sati Terpilih Pimpin NU Solok Lima Tahun ke Depan

Rusli Intan Sati .

Rusli Intan Sati .

Advertisements

Solok, PADANGTODAY.com-Taruddin MA dan Rusli Intan Sati terpilih menjadi Rais Syuriah dan Ketua Tanfizdiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Solok periode 2015-20120. Taruddin terpilih dalam dalam rapat tim formatur, Senin (2/3/2015) malam. Sedangkan Rusli Intan Sati terpilih dalam Konferensi Cabang NU Kabupaten Solok, Sabtu (28/2/2015).

Selain itu juga ditetapkan sekretaris Tanfidziyah Muhammad Zaki, mantan Ketua Ikatan Pelajar NU Sumatera Barat. Sedangkan Rusli Intan Sati merupakan mantan Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Solok.

Konferensi Cabang dihadiri Ketua PWNU Sumbar Maswar, Sekretaris NU Sumbar Firdaus, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok Drs. H. Kardinal, MM dan utusan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Solok.

Rusli menyampaikan terima kasih atas amanah dari peserta Konfercab yang mempercayakan NU Kabupaten Solok periode 2015-2020 mendatang. “Kami siap mengemban amanah untuk lima tahun ke depan,” kata Rusli Intan Sati.

Rusli juga mengajak semua ormas Islam untuk bekerja sama dalam pembinaan umat, memberikan masukan dan saran untuk kebaikan umat. “Berbagai masalah yang dihadapi umat tidak bisa diatasi oleh satu pihak saja. Namun perlu dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak. Untuk itu, NU Kabupaten Solok mengajak semua elemen masyarakat di Kabupaten Solok merapatkan barisan menghadapi berbagai masalah dan tantangan umat,” tambah Rusli mantan anggota DPRD Kabupaten Solok ini.

Ketua PWNU Sumbar Maswar saat pembukaan Konfercab mengatakan, hiruk pikuk pemilihan kepala daerah tahun 2015 ini di Sumatera Barat , NU harus netral. NU bukan partai politik yang terkait langsung dengan dukung mendukung kandidat pilkada. Artinya, NU jangan melibatkan diri dalam pelaksanaan pilkada. Secara pribadi silakan mendukung kandidat tertentu. “Jika ada kader NU yang maju dalam pemilihan kepala daerah tersebut, maka suatu kewajiban untuk mendukungnya.

Dibagian lain Maswar berharap, PCNU Kabupaten Solok ke depan dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh warga nahdiyin. PCNU Solok diminta memprioritaskan program pendidikan, mulai dari Raudhatul Atfal sampai ke perguruan tinggi. Selain itu, dapat bekerjasama dengan ormas-ormas Islam lainnya.

“NU harus dapat memberantas aliran sesat yang meresahkan masyarakat. Bagi masyarakat yang tingkat pemahaman keagamaannya dangkal, sangat mudah terpengaruh oleh aliran sesat ini. Yang lebih penting jadi perhatian PC NU adalah bermitra dengan Kantor Kemenag,” kata Maswar.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok Drs. H. Kardinal berharap pengurus NU yang terpilih dapat melihat jati dirinya di tengah masyarakat sebagai jamiiyyah Ahlussunnah Waljamaah. Menjalin sinergi dan silaturrahmi dengan Kemenag selaku pembina ormas Islam.

“Diharapkan semua ormas di Kabupaten Solok dapat saling bekerjasama membina umat. Terutama NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia,” tutur Kardinal berharap.(dil/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*