Duta Wisata Perpanjangan Tangan Pemerintah

Wako Hendri Arnis dan PlT Kadis Porbudpar Maiharman diapit Uda-Uni 2014 dan 2015 Padangpanjang usai pemasangan salempang.

Wako Hendri Arnis dan PlT Kadis Porbudpar Maiharman diapit Uda-Uni 2014 dan 2015 Padangpanjang usai pemasangan salempang.

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Kota Padangpanjang sebagai salah satu daerah destinasi wisata di Sumbar, tak terpungkiri memiliki seabrek potensi pariwisata dari berbagai lini. Fakta saat ini, kota berjuluk Serambi Mekkah dikenal hingga ke daerah tetangga sebagai kota wisata pendidikan, kesehatan dan objek alam. Potensi yang diharapkan tergarap lebih maksimal lagi ke depannya, Pemerintah Kota (Pemko) menilai sebagai bagian dari tanggungjawab Uda Uni selaku duta wisata.

Wali Kota Padangpanjang, Hendri Arnis menyebutkan pemilihan duta wisata yang diagendakan pemerintah secara rutin setiap tahunnya merupakan upaya percepatan peningkatan potensi wisata. Uda Uni selaku duta wisata yang dipilih melalui seleksi pihak independen, diyakini sebagai salah satu bukti kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda yang mumpuni dalam memahami daerah dari berbagai sisi.

Hal itu disampaikan, menyikapi tahapan pemilihan Uda Uni Padangpanjang 2015 di Lapangan Kompi Secata B, Senin (1/6) kemarin malam. Sebanyak 20 finalis duta wisata setelah melewati tahapan hingga karantina dan pembekalan, diketahui hampir menyeluruh memiliki visi besar terhadap pengembangan potensi daerah ke depan.

“Kemampuan intelektual duta wisata yang telah terpilih selama satu tahun ke depan, sama-sama kita ketahui sangat bagus. Karena itu, pemerintah dalam hal ini berharap duta wisata jangan hanya berperan sebagai pagar ayu semata seperti saat kegiatan seremoni. Sesuai dengan namanya, Duta Wisata diharapkan mampu membuka mata dunia tentang potensi pariwisata Padangpanjang,” ujar Wako Hendri Arnis.

Wakil Ketua DPRD Padangpanjang, Yulius Kaisar mengatakan pemilihan Uda Uni tidak hanya sebagai agenda rutin pemerintahan. Namun disebutkannya putra putri terbaik Padangpanjang sebagai finalis pemilihan duta wisata tersebut, merupakan bagian dari program pemerintah guna memaksimalkan eksploitasi potensi wisata daerah.

Keberadaan Uda Uni sebagai perpanjangan tangan pemerintahan di bidang pariwisata, diharapkan dapat mengabdikan diri di bidang pariwisasta agar lebih dikenal lebih luas. Potensi pariwisata Padangpanjang yang sangat beragam, seperti alam, religius, budaya dan pendidikannya, diharapkan bisa menjadi magnet wisatawan domestik hingga manca negara.

“Petensi daerah yang besar, didukung SDM putra-putri berkualitas seperti Uda Uni yang dipilih secara objektif diharapkan membawa dampak besar untuk kemajuan pariwisata Padangpanjang. tentunya dalam hal ini, Uda Uni tidak hanya sebagai pagar ayu dalam berbagai kegiatan pemerintahan,” tutur Politisi Gerindra itu.

Orangtua Uni Padangpanjang, Rosmaleni dan Eldi mengaku sangat mendukung cita-cita putrid mereka untuk mengabdi demi Padangpanjang. potensi kepemimpinan Laura yang sudah terlihat semenjak duduk di bangku sekolah menengah, diyakini akan dibuktikannya saat mengemban amanah sebagai Duta Wisata Padangpanjang.

“Laura sudah tampak begitu berbakat di bidang kesenian, karena juga terlahir dari keluarga pencinta seni. Bakat alam yang dimiliki Laura, mendapat dukungan penuh dari seluruh keluarga. Termasuk adik saya yang akrab disapa sebagai Mama Yun Ermon, tak pernah bosan membimbing Laura agar berkembang baik hingga terpilih sebagai Uni Padangpanjang sebagai gerbang pembuktian tekadnya berkontribusi demi kemajuan daerah ini,” jawab guru SMK 7 Padang itu yang diamini Yun Ermon.

Komit Demi Pariwisata
Pasca lima orang tim penilai menetapkan sebagai duta wisata, Uda Uni 2015 Padangpanjang tidak hanya merasa senang namun juga mengaku telah mencapai asa yang tertahan sejak lama.

Uda Padangpanjang 2015, Panji Rangga Warman bertekad mewujudkan impiannya untuk berbakti terhadap kota kelahirannya tersebut. Lulusan Ilmu Pemerintahan Unpad itu mengaku akan mengankat potensi-potensi pariwisata kota berjuluk Serambi Mekkah yang belum tergarap maksimal. Salah satu harapan yang timbul semenjak masa kecil, Panji ingin mendorong tingkat kunjungan wisatawan guna mendorong taraf kesejahteraan masyarakat.

Sebagai generasi muda terpilih sebagai mitra pemerintah di bidang kepariwisataan, terutama potensi dominan yakni wisata pendidikan yang religius sesuai dengan status Padangpanjang sebagai kota Serambi Mekkah. Pengembangan potensi pendidikan berbasisi Islami, diyakini mampu kembali melahirkan tokoh cendikian seperti era masa lalu.

“Mengadposi konsep edutourism, memberikan ruang wisata baru dengan mengajak atau mempromosikan pendidikan kita bernuansa Islami dalam proses belajar mengajar yang diterapkan pemerintah. Setiap pengunjung datang ke Padangpanjang, akan begitu merasakan nuansa religius begitu melekat dalam dunia pendidikan kota ini,” ujar Panji.

Laura Dwi Pratiwi yang dinobatkan sebagai Uni Padangpanjang 2015, mengaku sangat bersyukur dan menilai sebagai pengalaman paling berharga. Meski tidak masuk sebagai finalis pada pemilihan 2014, gadis yang menyandang gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) lulusan Unand tersebut meyakini pepatah bahwa kegagalan sebagai guru paling baik untuk mencapaik kesuksesan.

Kembali ikut serta pada pemilihan duta wisata kali ini, Laura berorientasi untuk memberikan sumbangsih semaksimal mungkin dalam hal promosi wisata kota kelahirannya tersebut. Begitu banyaknya potensi wisata alam yang terekspos maksimal, seperti air terjuh tujuh bertingkat dan gua batu batirai.

Terkait upaya maksimalisasi promosi wisata, Laura menilai suatu keharusan dilakukannya pembenahan sistem informasi di pemerintahan. Salah satu contoh disebutkannya, website Kota Padangpanjang dapat dimaksimalkan sebagai leader media promosi untuk memperkenalkan ragam potensi wisata terhadap dunia luar.

Berkaitan dengan saat ini perlunya ditumbuhkan dan keterlibatan masyarakat sebagai pelaku serta operator kepariwisataaa, Laura melihat sangat penting menamkan prinsip sadar wisata terhadap segenap elemen masyarakat. Setidaknya masyarakat dibelaki agar dapat menyadari adanya potensi wisata di ligkungannya.

“Salah satu yang sudah kita lihat sekarang ini, yakni Kubu Gadang Kelurahan Ekorlubuk sebagai Desa Wisata. Secara langsung masyarakat setempat telah terlibat langsung sebagai pelaku wisata. Namun mungkin ke depannya, keterlibatan itu perlu juga disadari masyarakat sehingga dapat menjadi operator pariwisata,” pungkas Laura. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*