Fauzi Bahar: Tidak Saja Mengenang Peristiwa, Masyarakat Tetap Mawas Diri Ancaman Gempa

Padang-today.com – Fauzi Bahar mantan Walikota Padang menyebutkan, tidak saja mengenang peristiwa gempa cukup besar melanda Padang, namun dibalik masyarakat tetap tidak lupa ancaman gempa datang.

“Kita perlu mengenang sekaligus agar tidak lupa ancaman gempa datang secara tiba-tiba,”kata Fauzi Bahar.

Menurutnya, dimana gempa tidak sedahsyat melebihi perang.

“Perang tidak semua dihancurkan seperti rumah sakit, gedung-gedung pemerintahan, namun sebaliknya gempa apapun bentuk bangunan hancur, ada korban jiwa,”sebut dia.

Gempa kapan saja bisa terjadi, untuk itu masyarakat tetap waspada dan mawas diri bila terjadi gempa. “Tingkat kewaspadaan perlu dilakukan masyarakat mengingat ancaman gempa begitu dahsyat,”pungkas Fauzi Bahar.

Fauzi Bahar menyebutkan, tugu gempa dibuat bapak Andreas memiliki kenangan sangat mahal bagi masyarakat Kota Padang, dimana ketika gempa terjadi pada 30 September 2009 ratusan warga meninggal dunia pada waktu tahun 2009.

Batu besar berada di Tugu Gempa tertulis ratusan nama-nama korban gempa.

“Monumen tugu gempa berada dekat Museum Adityawarman perlu dijaga oleh masyarakat, jangan sampai dirusak apalagi ada coret dengan menggunakan cat semprot,”tegas dia.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*