FPTI Kota Payakumbuh Terus Keluhkan Sarana dan Prasarana, Anggaran Ditandai Bintang

FPTI Kota Payakumbuh buka puasa bersama

FPTI Kota Payakumbuh buka puasa bersama

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Pengurus FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) dan atlet panjat tebing Payakumbuh, meminta Disparpora memperhatikan sarana dan prasarana latihan. Keluhan ini disampaikannya saat berbuka bersama kepada wartawan, Minggu (12/7).

Pelatih yang juga pengurus FPTI Payakumbuh Fetroyance mengatakan, mengatakan saat ini klub panjat tebing di bawah pengurusan FPTI Kota Payakumbuh berjumlah tiga club; summit climbing club, kota biru climbing club dan kozy climbing club. Cuma yang kita sesalkan hanyalah unggul di bidang olahraga, kalah dalam sarana dan prasarana.

”Sudah sejak tahun 2008 sampai 2014 kita coba memasukkan proposal ke Disparpora Kota Payakumbuh, tetapi dinas terkait selalu beralasan proposal tersebut hilang.

Disparpora Telah Berupaya

Disparpora telah berusaha dengan maksimal. Disebutkan Kabid Olahraga melalui Kasi Olahraga Denitral, bahwa anggaran FPTI tentang pendirian wall climbing selalu diajukan sebesar Rp300 juta. Cuma saja, di pengajuan pembahasan terkendala di kecukupan anggaran.

”Bahasan di Bappeda selalu diberi tanda bintang,” ujar Denitral menjelaskan soalan kecukupan anggaran di pertimbangan Bappeda.

Sampai hari ini, sejak 2013 lalu gambar dan sket wall climbing telah ada di Disparpora. Hanya saja untuk pembangunannya terkendala anggaran.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*