Gadaikan SK, Anggota DPRD DKI Tergiur Meminjam Uang Ke Bank DKI

Anggota DPRD DKI Jakarta.

Anggota DPRD DKI Jakarta.

Advertisements

PADANGTODAY.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Fajar Sidik mengaku tergiur untuk menggadaikan SK pengangkatan dan slip gaji untuk melakukan peminjaman di Bank DKI. Namun, Fajar enggan meminjam uang lantaran bunga pinjaman dari Bank DKI terlalu besar yang mencapai 11 persen.

“Saya pernah ditawarin pinjaman itu nominalnya Rp 300 juta, syaratnya SK pengangkatan saja,” ujar Fajar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (19/9).

Fajar mengatakan Bank DKI yang menawarkan kepada seluruh anggota dewan untuk menggadaikan SK pengangkatannya saat ingin mengurus rekening anggota dewan. Namun, kata dia, bunga pinjamannya terlalu besar sehingga dia mengurungkan niatnya untuk menggadaikan SK pengangkatan.

“Kalau saya awalnya ditawarkan oleh Bank DKI, setelah dihitung bunganya seperti bank swasta. Masa pinjamannya tergantung cicilannya, tapi kemarin saya ditawarin 5 tahun. Bunganya kalau tidak salah 10 sampai 11 persen,” kata dia.

Sebelumnya, Para anggota DPRD DKI terpilih telah mengeluarkan uang banyak untuk dana kampanye pada pemilihan legislatif lalu. Dengan begitu, banyak anggota DPRD DKI yang menggadaikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan slip gaji anggota DPRD untuk meminjam uang di Bank DKI.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Zulfarshah mengatakan ada 29 anggota dari 106 anggota DPRD DKI yang meminjam uang dengan menggadaikan SK pengangkatan dan slip gaji. Dia menegaskan program tersebut memang bentuk kerja sama antara Bank DKI dan DPRD DKI Jakarta.

“Sampai saat ini baru 29 anggota DPRD DKI yang meminjam uang,” ujar Zulfarshah di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (18/9).(dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*