Gelar ‘Master’ tanpa Toga SMT

Pelaksanaan acara wisuda 27 orang guru SD di ruang General Manager PT Telkom Padang setelah menyelesaikan program School of Master Teacher (SMT) Dompet Dhuafa pada Minggu (3/5) lalu.

Pelaksanaan acara wisuda 27 orang guru SD di ruang General Manager PT Telkom Padang setelah menyelesaikan program School of Master Teacher (SMT) Dompet Dhuafa pada Minggu (3/5) lalu.

Advertisements

Padang, PADANGTODAY.com-Hingar bingar meliputi ruang General Manager PT Telkom Padang, pada Minggu (3/5). Disana dilaksanakan Wisuda School of master teacher (SMT) angkatan IX, sekolah guru indonesia (SGI) Dompet Dhuafa singgalang.

Guru yang diwisuda berjumlah 27 orang. Berasal dari sembilan SD Negeri dan tujuh SD Swasta berbagai daerah Sumatera Barat. Ada yang berasal dari Padang, Bukittinggi, Pariaman, Kab. Padang Pariaman, serta Solok Selatan.

Tak seperti wisuda universitas, acara ini lebih santai namun berkesan meski tanpa acara pemindahan jambul toga.

“Yang penting adalah ilmunya, bukan toga-nya, kami para guru sangat berterimakasih pada agenda SMT Dompet Dhuafa ini. Semoga ilmunya dapat kami aplikasikan di sekolah masing-masing,” tutur salah satu guru peserta SMT, Suwito.

Kegiatan ini dihadiri General Manager Telkom Sumbar, Epi Antonius, dan Kabag Dikdas, Riswan, serta Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra. Serta tamu dan undangan, yakni
alumni SGI Sumbar serta
Kepala sekolah juga kepala yayasan sekolah setiap guru yang terlibat.

“Empat bulan kebersamaan para guru SMT, semoga ilmu yang didapatkan mampu membangun keseimbangan kompetensi dan karakter bagi guru dan peserta didik,” harap Musfi.

Koordinator penanggung jawab program SMT wilayah Sumbar, Rizki ikhwan dan Tryas Wardani Nurwan, turut menghaturkan rasa bangganya karena dapat menjalankan agenda ini dengan baik.

“Agenda ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan berbagai pihak terkait yang telah berkontribusi semenjak awal. Semoga model program dan pelatihan yang telah diberikan kepada guru SMT angkatan IX ini bisa sebagai salah satu rujukan dalam meningkatkan kemampuan dan kreatifitas guru untuk mengajar lebih baik,” ungkap Rizki haru.

Setelah kelas di Padang, SMT akan dilaksanakan di Kota Payakumbuh dalam rentang waktu empat bulan ke depan. Untuk itu, pendaftaran SMT angkatan XII ini telah dibuka hingga Jumat (15/5) mendatang.

“Pendaftaran terbuka untuk para guru SD di wilayah Payakumbuh, Limapuluh Kota, Bukittinggi, dan Tanah Datar. Untuk pendaftaran awal, cukup konfirmasi lewat SMS dengan format nama_no.hp_asal sekolah, kirim ke 081374424626,” tutup Rizki. (nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*