Gelar Sumarak Kreatif 2015 di Buka Gubernur Sumbar

 

Advertisements

BUKITTINGGI, PADANGTODAY.COM-Jam Gadang Bukittinggi, Meski diguyur hujan lebat sejak siang, namum pembukaan Gelar Sumatak Kreatif 2015 tetap dilaksanakan. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Barat Ali Asmar yang mewakili Pj. Gubernur, membuka acara yang dilaksanakan di pelataran jam gadang, Bukittinggi, Sabtu (21/11) malam.

Sekda dalam sambutan menjelaskan event ini sebagai promo dan memperkenalkan lebih luas lagi kepada masyarakat dan wisatawan, bahwa kebudayaan Minang sangat lah menarik dan banyak ragamnya.

“Dengan pertunjukan kesenian tradisional yang dikolaborasikan dengan sentuhan modren, maka tentu akan menjadi daya tarik lebih” sebutnya.

Lanjut, Ali Asmar juga mengatakan, pada event ini bukan hanya kebudayaan Minang saja yang ditampilkan, namun juga kebudayaan daerah lain, bahkan juga dari negara lain.

“Kesenian Aceh, Sunda, Jawa juga ikut memeriahkan, sedangkan kebudayaan Tiong Hoa, India serta Jepang juga tidak kalah menariknya dan ini belum pernah dilaksanakan dalam satu event” ujarnya.

“Semoga event ini berjalan dengan lancar sampai selesai dan mampu menarik wisatawan dalam dan luar negeri, sehingga akan berpengaruh positif kepada masyarakat Bukittinggi, terutama segi pendapatan” harap Ali Asmar.

Sebelumnya, Abdul Gafar selaku Pj. Walikota Bukittinggi dalam sambutan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pj. Gubernur dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sumbar karena telah memilih Kota Bukittinggi sebagai tuan rumah pelaksanaan event yang sangat menarik ini.

“Sama-sama kita ketahui bahwa Kota Bukittinggi merupakan ikon wisata di Sumatera Barat, jadi dengan pelaksanaan event ini wisatawan yang datang bisa melihat kesenian dan budaya Minangkabau dan kesenian daerah lain bahkan dari kesenian negara lain”kata Pj.Walikota Bukittinggi tersebut dihadapan undangan yang hadir, diantaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bukittinggi, Sekda Bukittinggi, Kadis Parekraf Sumbar Burhasman, Kepala Bappeda Sumbar Afriafi Laudin serta undangan penting lainnya.

Senada dengan apa yang disampaiakan Ali Asmar sebelumnya, dengan event yang beraroma kebudayaan dan wisata akan banyak sekali keuntungan yang didapat oleh Bukittinggi, mulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakatnya serta menjadi magnet bagi wisatawan dalam atau luar negeri.

“60-80% Penghasilan Asli Daerah (PAD) Bukittinggi bersumber dari sektor pariwisata, jadi saya berharap agar event-event lain bisa dilaksanakan kembali di Bukittinggi” harapnya.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*