Gempa Tanahdatar Akibatkan 5 Rumah Ibadah dan Ratusan Rumah Penduduk Rusak

rapatTanahdatar, PADANGTODAY.com – Berdasarkan hasil koordinasi Pemda Kabupaten Tanahdatar dengan beberapa SKPD, Kamis (11/09) sekitar pukul 21.00 WIB di Gedung Indo Jalito Batusangkar maka dibentuklah tim verifikasi yang bertugas mendata jumlah dan kondisi kerusakan bangunan untuk mendapatkan angka yang akurat di tiga kecamatan Pariangan, Batipuh dan X Koto akibat gempa yang berkekuatan 5,0 SR kamis dinihari kemaren.

Dari data sementara yang di kumpulkan oleh BPBD kab. Tanahdatar, di 3 kecamatan tersebut dampak dari gempa berkekuatan 5,0 SR mengakibatkan 2 orang korban mengalami luka-luka, 5 bh rumah ibadah rusak, 194 bh rumah penduduk rusak (15 bh kategori rusak sedang, 179 bh rusak ringan), 21 sarana umum (sekolah, perkantoran, puskesmas, jalan dan irigasi) rusak, 4 bh kategori sedang, 17 bh kategori ringan.

Pada, Jum’at (12/09) pukul 07.30 WIB, rapat koordinasi verifikasi data akibat gempa di gelar di kantor BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Batusangkar dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Tanahdatar, Abrar.

Rapat koordinasi dihadiri oleh perwakilan Dinas PU, Kesehatan, Pendidikan, Sosnaker, BPS dan Kesbangpol Kabupaten Tanahdatar. Dari hasil rapat terbentuklah 3 tim yang terdiri dari instansi tersebut.

Seusai rapat 3 tim yang terbentuk langsung menuju kecamatan Batipuh, Pariangan, X koto sekitar pukul 10.30 wib. Di rencanakan Wakil Gubernur Sumbar sesudah sholat Jum’at akan datang ke Tanahdatar untuk meninjau lokasi yang mengalami akibat kerusakan gempa, dengan didampingi tim dari Pemda Tanahdatar, “ujar abrar.

Dari hasil koordinasi BPBD Tanahdatar dengan BMKG Sumbar, masyarakat sampai saat ini untuk tetap waspada, tetap tenang dan jangan panik jika masih ada terjadi gempa susulan.

“BMKG memperkirakan puncak gempa tersebut adalah gempa yang terjadi dini hari kemarin,” tambah Abrar. (romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas