Generasi HMI Cabang Payakumbuh, Siap Berkontribusi Membangun Bangsa

Generasi HMI Cabang Payakumbuh, Siap Berkontribusi Membangun Bangsa

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Pengurus Cabang  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  Kota Payakumbuh periode 2017-2018 resmi dilantik, Selasa(12/9/2017). Pelantikan dilangsungkan di gedung Gambir, Jalan Soekarno Hatta, Kota Payakumbuh. Pelantikan tersebut mengangkat tema “Merajut Kembali Rasa Keharmonisan, Menjaga Keutuhan dan Merawat Generasi”.

Telah banyak kiprah himpunan mahasiswa Islam Islam di Indonesia sebagai organisasi perkaderan yang menjadi tumpuan umat dan bangsa karena terbukti HMI merupakan organisasi tertua yang lahir pada tahun 5 Februari 1945, cabang Payakumbuh merupakan cabang yang termasuk tertua di Sumatera barat karena memang terbukti beberapa kampus lahir di Payakumbuh seperti fakultas pertanian universitas Andalas merupakan jurusan pertama di Sumatera.

Setelah melewati beberapa proses muscab yang menghasilkan kepengurusan baru yang di Ketua baru Muhammad Fauzan sekretaris noprido, yang tentunya berdasarkan surat keputusan pengurus besar  himpunan mahasiswa Islam No 403/kota/A/06/1438 tentang pengesahan pengurus HMI cabang Payakumbuh Sebagai Ketua umum demisioner HMI
Syahrul Fauzi mengatakan dengan tema merajut kembali rasa keharmonisan, menjaga keutuhan merawat generasi Kita jangan menggungu hujan dari langit Jagan menggu lakukan saja apa yang bisa berproduktif.

Pengurus dituntut untuk berkreasi banyak jangan hanya diam.

Dalam sambutan ketua terpilih Muhammad Fauzan mengatakan tema ini sangat tepat untuk membangun sebuah kekuatan organisasi agar jalan ke depan lebih, sebagai patokan kemajuan untuk hari selanjutnya. Ihsan pengabdian dalam HMI, mendorong kader bagaimana kita dapat mengakar kepada masyarakat untuk  membangun bersama umat.

Ketua umum badan koordinasi HMI Sumatera Barat Tomy Parto Habibi dalam sambutannya mengatakan kawan-kawan yang baru dilantik ini merupakan suatu awal untuk kebangkitan organisasi. Tantangan kedepankan lebih besar karena Indonesia mengalami bonus demografi, jumlah orang Indonesia 250 juta orang dan jumlah pemuda sekitar 60 juta pemuda, ini bisa di manfaatkan , ini perlu sebuah dorongan dengan berorganisasi.

Data BNN dan pusat studi kesehatan universitas Indonesia pada usia 16 sampai usia kuliah Sumatera Barat berada pada urutan  ke tiga di Sumatera Barat di bawah DKI Jakarta, dan Payakumbuh merupakan daerah penyalahgunaan narkoba di Sumatera Barat karena jalur trans, ini merupakan tantangan serius.

Menarik apa yang dikatakan Ketua terpilih untuk membuat desa binaan dan fokusnya kepada pemuda. HMI bersinergi dengan OKP dan HMI menjadi leaders.

“Perang proxy sangat membahayakan bangsa kita. Banyaknya narkoba masuk ke Indonesia apalagi jumlah sangat besar dari cina hal itu dapat merusakkan generasi muda Indonesia. Apalagi paham-paham radikal banyak masuk ke kampus-kampus. Namum dalam hal ini HMI harus memberikan pencerahan.”

Sambutan dari Presidium Kahmi Kota Payakumbuh, diwakili Dina yang juga pernah jadi pengurus Kohati PB HMI pada masa Anas  Urbaningrum, cabang Payakumbuh bisa jalan ketika kepengurusan kuat dan itu tidak kecuali dari Kahmi untuk mendorong adik-adik kita untuk mensupport agar lebih baik baik lagi.

“Kami ada bersama adik-adik,” ungkapnya.

Majelis pertimbangan dan konsultasi cabang mengatakan peran HMI Sangat strategis di era milineal sebagai HMI memiliki model perkaderan yang berjenjang dan mendorong kader siap tampil dan hadir di tengah-tengah pembangunan bangsa, sebab kader HMI sudah terlatih dengan model organisasi dan pola perkaderan yang tidak di miliki organisasi lainnya.

Dalam hal ini HMI harus mengajak kekuatan mahasiswa yang berbasis di kampus untuk kembali melakukan pencerdasan intelektual dan tidak terjebak kepada isu isu yang merugikan bangsa ini, karena banyak PR dalam membangun bangsa yang  besar Indonesia. Dalam hal ini dibutuhkan kader-kader yang mampu ikut serta membangun bangsa ini.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*