Genius Umar Evaluasi Kinerja SKPD

Wawako Pariaman memberikan arahan kepada peserta bitek.

Wawako Pariaman memberikan arahan kepada peserta bitek.

Advertisements

PARIAMAN,PADANGTODAY.COM- Laporan Keuangan merupakan produk akhir dari proses akuntansi. Dalam rangka penciptaan Good Governance, semua kegiatan pemerintahan seharusnya terukur dan akuntabel, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang dibuat oleh pemerintah pusat, demikian disampaikan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Keuangan SKPD di Lingkungan Pemko Pariaman Tahun 2015 di Aula Balaikota Pariaman, Jum’at (4/12). Acara ini dihadiri oleh Bapak Yuli Ashar, Ibu Helma Fatiza Auditor Madya, serta Bapak Aria Permana dan Arief Karna Auditor Pertama BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Barat yang juga sebagai Narasumber kegiatan ini, Pejabat di DPPKA Kota Pariaman serta para peserta Bimtek.

Wakil Walikota Genius Umar juga menambahkan Pemerintah Daerah harus mempunyai komitmen untuk mematuhi seluruh peraturan yang dibuat oleh pemerintah pusat, seperti laporan keuangan yang disusun, harus mengacu pada PP No. 71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintahan, dan permendagri No. 64 tahun 2013 tentang penerapan standar akuntansi pemerintah berbasis akrual pada pemerintah daerah. Diharapkan masing-masing bendahara di masing-masing SKPD agar dapat mengacu laporan keuangannya sesuai dengan prinsip-prinsip yang dijelaskan, tukasnya.

“Diharapkan Bimtek ini dilaksanakan dengan komitmen moral yang kuat dan dilaksanakan atas kemauan untuk suatu perubahan kearah laporan keuangan yang lebih baik lagi kedepannya. Bimtek ini juga hendaknya menjadi forum yang mewadahi perumusan untuk penyempurnaan dari laporan keuangan SKPD, yang untuk saat ini masih terbilang lemah, karena ketidaktahuan dan lemahnya kemauan untuk belajar. Dimana sebagian cenderung bekerja rutin dengan kemampuan dan ketrampilan yang tidak pernah ditingkatkan, sehingga Bimtek ini dapat menjadi solusi bagi perbaikan dan peningkatan bagi bendahara masing-masing SKPD, sehingga dapat menyajikan laporan keuangan yang baik” tutupnya.

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Sekretaris DPPKA Kota Pariaman Nofrida mengatakan Peserta Bimtek ini sebanyak 96 orang yang terdiri dari Pejabat Penatausaha Keuangan SKPD, Bendahara Pengeluaran , Bendahara Penerimaan dan Pengurus Barang SKPD, dan Pengelola Keuangan dari DPPKA. Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 4-6 Desember 2015. Diharapkan di akhir kegiatan ini, para pengelola keuangan SKPD dapat memahami dengan benar atas PP No. 71 tahun 2010 dan Permendagri No. 64 tahun 2013, sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan restatement dengan baik dan benar.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*