Gubernur Basuki Tjahaja Purnama Tinjau Langsung Perkembangan Proyek di Kali Mookevart

Gubernur DKI "Ahok".

Gubernur DKI “Ahok”.

Advertisements

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengunjungi pembuatan jalan inspeksi di Kali Mookevart dan Sekretaris di Jakarta Barat, Kamis (9/4). Dalam kesempatan itu, Basuki atau yang akrab dipanggil Ahok meninjau perkembangan proyek sekaligus mendengar langsung keluhan warga sekitar kali.

“Ada masalah yang tidak bisa selesai dengan CCTV (kamera pengintai). Kalau ada pengaduan dari masyarakat, saya perlu turun,” ujarnya. Basuki sampai di lokasi sekitar pukul 08.00. Hujan gerimis menyambut rombongan gubernur di kawasan proyek jalan inspeksi Kali Mookevart tersebut.

Jalan yang akan dibuat sepanjang 8 kilometer dengan lebar 7,5 meter. Pembangunan jalan ini sudah memasuki tahap kedua dari empat tahap yang direncanakan dan baru selesai sepanjang 2,3 km.

Basuki menemui warga sekitar kali untuk menanyakan kondisi wilayah sekitar. Seorang ibu bernama Dijah mengatakan, perumahan sekitar kali sering terendam banjir saat hujan datang.

Gubernur lalu menawarkan Dijah untuk pindah ke rumah susun dan berjanji akan membersihkan kawasan sekitar jalan inspeksi untuk dijadikan taman. Namun, Dijah mengatakan ingin pikir-pikir dulu.

Rumah-rumah di sepanjang pinggir kali dibangun lebih rendah dari jalan. Hampir semua rumah menghadap ke jalan dan langsung berbatasan dengan jalan yang lebih tinggi dari lantai rumah sehingga pintu rumah susah dimasuki akibat tertutup jalan. Perbedaan ketinggian mencapai sekitar 1 meter. Sebagian warga menyebut rumah mereka seperti “goa hantu”.

Warga juga meminta, jika akan dipindahkan, disediakan area untuk warung atau toko di tempat yang baru. Basuki langsung menanggapi permintaan tersebut. “Saya sudah pesan ke Pak Wali (wali kota Jakarta Barat), orang yang punya warung atau toko waktu dipindahkan ke rusun harus diberi tempat usaha,” katanya.

Seusai mengecek jalan dan pompa air di Kali Mookevart, rombongan gubernur bertolak ke Kali Sekretaris. Pembangunan jalan di kali ini sedikit tersendat karena warga keberatan jalur di jalan inspeksi tersebut melewati sebuah masjid.

Selain itu, aktivis LBH Jakarta, Rahmawati Putri, meminta gubernur meninjau kembali rencana pembangunan jalan yang menggusur hampir 70 rumah di dekat kawasan Kampus Binus, Kebon Jeruk. “Area jalan tersebut seharusnya melewati kawasan kampus, tetapi malah dilewatkan,” ujarnya.

Menanggapi permintaan masyarakat, Basuki meminta kepala suku dinas tata kota untuk mengecek kembali penataan bangunan tersebut. “Kalau memang melewati kampus, ya, harus dibongkar. Warga akan merasa puas kalau kita adil,” ujar mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Berbagai keluhan warga lain langsung direspons Basuki dengan mengarahkan warga kepada kepala suku dinas yang bersangkutan. Dalam blusukan hingga siang hari itu, hadir Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi, kepala suku dinas tata kota, kepala suku dinas pekerjaan umum, dan koordinator proyek jalan inspeksi.

Anas Effendi mengatakan akan memasukkan usulan-usulan tersebut dalam musyawarah perencanaan pembangunan kelurahan untuk diprogramkan tahun depan. “Ya, kami programkan dulu. Kalau sudah ada dana, baru dikerjakan,” ujarnya.

(B06/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*