Gubernur Irwan Prayitno Duet Bareng Yon Koeswoyo di Padang

Gubernur SUmbar Beduet bersama Yon Koewoyo pada acara malam amal yang dihibur oleh Musik Koes Plus.

Gubernur SUmbar Beduet bersama Yon Koewoyo pada acara malam amal yang dihibur oleh Musik Koes Plus.

Padang, PADANGTODAY.com-Semalam di Ranah Minang bersama legenda Musik Indonesia Koes Plus, Malam amal dalam rangka pembangunan SMK Pertanian Ambung Kapur Padangpariaman, Sabtu malam ( 10/1). Hadir dalam kesempatan itu Fokopinda Sumbar, beberapa pejabat Pemprov, tamu undang, dan para fans Koes Plus.

Koes Plus tampil di Kota Padang dalam usia ke 46 tahun. Selain melepas kekangenan para fans Koes Plus terhadap lagu-lagu nostalgia tahun 70-80 an, Yon Koewoyo yang hadir dalam kesempatan tersebut mampu membawakan lagu sebanyak 30 lagu, termasuk 4 lagu bersama Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, diantaranya lagu Bujangan, Kolam Susu,

Yon Koewoyo dalam kesempatan tampil dalam penyampaiannya, Saya pernah masuk penjara tahun 65 gara_gara lagu betlw. Saat ini Koes Plus telah melahirkan banyak lagu 65.

Tahun 70 Koes Plus terkenal di Australia, hingga diundang kesana untuk tampil dibeberapa tempat. Ada beberapa lagu yang sangat populer hingga hari ini, diantaranya Anak sekolah, Kisah Sedih di hari Minggu. Layang-layang.

Yon Koewoyo juga dalam kesempata itu menyampaikan, Gubernur Sumatera Barat Hebat dan pintar terutama dalam memainkan dram dan melagu Bujangan dan Kolam Susu.

Selain mahir juga mampu membuat penonton histerius. Nan jika Pak Irwan pensiun jadi Gubernur tak ajak pegang dramnya Koes Plus, tawanya senang.

Irwan Prayitno dalam disela sela tampilan itu juga menyampaikan, kehadiran Koes Plus di Padang telah membawa motivasi semangat untuk selalu melakukan silaturrahmi dalam pengembangan pembangunan di Sumatera Barat. Kegiatan amal dalam pemajukan pembangunan di satu daerah merupakan sebuah kegiatan yang hebat.

Selain kita berkumpul dan bergembira ria, kita masih tetap memperhatikan kondisi masyarakat dan pelaksanaan pembangunan itu sendiri. Semoga ini menjadi inspirasi dan mengugah para perantau lainny untuk berbuat sebanyak-banyak mendorong dan mengembangkan pembangunan di Sumatera Barat.

Jika ini semangat sosial capital ini berkembang dengan baik, tentunya harapan mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik akan cepat dapat diwujudkan, harapnya

Semua penonton seperti larut dalam tembang lama yang dinyanyikan Yon Koewoyo bersama bandnya. Semua terhanyut dalam nostagia kenangan masa tahun 70 dan semua penonton latah bernyanyi bersama-sama.

Dipenghujung penampilannya seperti biasa, Koesplus menyanyikan lagu kapan-kapan.(dil/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*