Gubernur Sumbar Lepas Peserta Fun Bike

Gubenur Sumbar Irwan Prayitno saat melepas peserta Fun Bike.

Gubenur Sumbar Irwan Prayitno saat melepas peserta Fun Bike.

PADANG,PADANGTODAY.COM – Gubernur Irwan Prayitno ikut menghadiri acara Olahraga Pelepasana Peserta Fun Bike Peringatan Hari Perhubungan dan Pekan Nasional Keselematan Jalan tahun 2014 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di halaman kantor Gubernur, Minggu pagi ( 14/9). Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Sekdaprob Dr. H. Ali Asmar,MPd. Kadis Perhubungan, beberapa kepala SKPD dilingkungan pemprov. Sumbar dengan lebih dari 1.000 peserta.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat gelar Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2014. Pekan nasional yang dilakukan sejak 2007 itu menyusul seruan PBB untuk melaksanakan Global Road Safety Week.

Kegiatan itu juga merupakan pelaksanaan dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan sebagai penjabaran lebih lanjut dari pencanangan ’Decade of Action for Road Safety’ 2011-2020 oleh Wakil Presiden RI terutama pelaksanaan pilar ke-4 yaitu Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan.

Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu menyampaikan, keselamatan dijalan merupakan sesuatu yang patut kita dukung bersama-sama baik oleh aparat maupun oleh penguna jalan masyarakat. Begitu tingginya data kecelakaan di jalan raya perlu menjadi perhatian kita bersama bagaimana di Sumatera Barat, kita bersama mampu menaati aturan dan selalu hati-hati dijalan raya.

Karena itu mari kita bersama menjaga keselamatan di jalan raya, sebagai kewajiban dan hak bersama dalam menikmati jalan raya sebaik mungkin, himbuanya.
Dalam dua tahun terakhir ini, kecelakaan lalu lintas di Indonesia oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dinilai menjadi pembunuh terbesar ketiga, di bawah penyakit jantung koroner dan tuberculosis/TBC. Data WHO tahun 2011 menyebutkan, sebanyak 67 persen korban kecelakaan lalu lintas berada pada usia produktif , yakni 22 – 50 tahun. Terdapat  sekitar 400.000 korban di bawah usia 25 tahun yang meninggal di jalan raya, dengan rata-rata angka kematian 1.000 anak-anak dan remaja setiap harinya. Bahkan, kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian anak-anak di dunia, dengan rentang usia 10-24 tahun.

Sebagaimana diketahui, masyarakat modern menempatkan transportasi sebagai kebutuhan turunan, akibat aktivitas ekonomi, sosial dan sebagainya. Bahkan dalam kerangka ekonomi makro, transportasi menjadi tulang punggung perekonomian, baik di tingkat nasional, regional dan lokal. Oleh karena itu, kecelakaan dalam dunia transportasi memiliki dampak signifikan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Di Indonesia, jumlah kendaraan bermotor yang meningkat setiap tahunnya dan kelalaian manusia, menjadi faktor utama terjadinya peningkatan kecelakaan lalu lintas. Data Kepolisian RI menyebutkan, pada 2012 terjadi 109.038 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 27.441 orang, dengan potensi kerugian sosial ekonomi sekitar Rp 203 triliun – Rp 217 triliun per tahun (2,9% – 3,1 % dari Pendapatan Domestik Bruto/PDB Indonesia). Sedangkan pada 2011, terjadi kecelakaan sebanyak 109.776 kasus, dengan korban meninggal sebanyak 31.185 orang.

Acara Fun Bike Peringatan hari Perhubungan dan Pekan Nasional Keselamatan Jalan Tahun 2014 di Tingkat Provinsi Sumatera Barat membagikan dorpress dengan hadiah Utama Honda, serta banyak hadiah lainnya. Ada banyak kegiatan dalam kegiatan ini seperti, Hari senin tgl, 15/9 Donor Darah, Rabu 17/9 Upacara Bendera di Halaman Ktr. Gubernur dan pada tanggal 21/9 Jalan santai dan Senam Massal. (can)