H Ilson Cong, Walau Jadi Wabup, tak Mau Jadi Ban Serap

H.ILSON CONG  Walau Jadi Wabup, tak Mau Jadi Ban Serap

H.ILSON CONG
Walau Jadi Wabup, tak Mau Jadi Ban Serap

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Dialog menuju ‘BA 1 C’ yang digelar Balai Wartawan Luak Limopuluah, sepertinya makin menarik perhatian bagi sejumlah figur bakal calon Bupati dan Wakil Bupati.

Buktinya, Sabtu lalu (16/5) panitia dialog terpaksa membagi dua sesi yakni pagi pukul 10. 00 WIB dan siang pukul 14.00 WIB dengan menghadirkan dua figur bakal calon Bupati, Hj. Yetni Munir dan seorang figur bakal calon Wakil Bupati, H. Ilson Cong.

Berbeda dengan figur bakal calon Bupati lainnya, H llson Cong yang tampil sebagai narasumber, justru mengaku hanya berminat untuk bakal calon Wakil Bupati saja. Menurut mantan anggota DPRD Sumbar (Fraksi PBR 2009-2014) itu, meski dia menyatakan diri hanya maju sebagai wakil bupati, bukan berarti dia tidak mampu berkompetisi sebagai balon bupati.

“Saya tahu diri. Mungkin Saya mampu menjadi Bupati. Tapi untuk saat ini, saya ingin maju sebagai Wakil Bupati dulu. Dalam penentuan nantilah, Bupati yang akan saya dampingi, tentu yang memiliki kesamaan Misi dan Misi dengan saya. Selain itu, kita ingin membuat kesepakatan diluar yang diatur Undang-undang, bagaimana koloborasinya nanti. Saya tidak ingin hanya jadi ban serap saja, “kata putra Taeh Baruah Simalonggang itu.

Dalam kesempatan itu, Ilson Cong menyadari, dominasi pertanian dalam kehidupan masyarakat Limapuluh Kota harus menjadi prioritas. Jika tidak, maka apapun yang akan dibangun dan dibuat, tidak akan berdampak luas untuk kehidupan  masyarakat.

“Kita akan membagi Limapuluh Kota ke dalam empat arah angin. Keempatnya memiliki kuailitas dan kompleksitas yang berbeda. Karena itu, kita ingin fokus. Contohnya untuk daerah Selatan (kecamatan Lareh Sago Halaban, Luak dan Situjuah,red), memiliki sumber daya alam bebatuan. Akan kita sulap jadi pusat dan jika memungkinkan pabrikasi batu. Begitu juga dengan arah timur, utara  dan barat atau tengah. Akan kita bangun dengan keragaman masing-masing, “janji mantan anggota DPRD Limapuluh Kota periode 2004-2009 dan Anggota DPRD Sumbar 2009-2014 itu.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*