Haji – Wagub: Daftar Tahun 2018 Haji Waktu Antrian Selama 17 Tahun

Advertisements

    Padang-today.com – Nasrul Abit Wakil Gubernur Sumbar menyatakan jika mendaftar Tahun 2018 untuk berangkat naik haji waktu tunggu antrian selama 17 Tahun.

     “Bila mendaftar hari ini tunggu antrian selama 17 tahun dan jika haji yang berangkat ingin mengulang pergi kembali mesti menunggu 10 tahun lagi untuk mendaftar dan menunggu lebih 20 tahun kedepannya,  moga-moga Allah masih memberi rahmat hidup,”kata Nasrul Abit ketika melepas JCH di Asrama Haji Tabing Padang.

   Oleh karena itu manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya pejalanan ibadah haji dengan ibadah yang khusus dan lepaskan diri dari kesibukan lain yang tidak perlu,  usahakan sholat di masjid Nawawi dan masjid Haram.

   “Tunaikanlah ibadah selama di tanah suci Makkah,”jelas Nasrul Abit.

    Wagub Nasrul Abit lebih jauh menyampaikan, sebelum berangkat dari rumah kita menjalankan ibadah bisa sendiri-sendiri namun pada saat ini kita mesti dalam kebersamaan yang juga bagian penilaian dan ujian dari Allah.

Saat ini didapat kabar suhu di Mekkah panas dari 40 – 54 derajat. Di dalam kamar kita ada enam (6) orang, ada yang suka pakai AC ada yang tidak,  butuh kesabaran dalam kebersamaan saling menahan diri, saling menghargai dan menjalankan ibadah haji dengan sebaik-baik karena Allah SWT.

     “Kita pergi haji pergi ibadah haji kesempatan sekali, lakukan ibadah dengan baik, jangan mudah percaya kata orang-orang dimanapun sholat ditanah suci mekkah sama,  itu salah. Sholat itu sebanyak-banyak ya di masjid Nawawi Medinah dan masjid Haram disana lipatan pahala ibadah yang besar pahalanya.

  “Jangan takabur, ada pengalaman seorang teman kita yang menganggap enteng itu mudah,  tahu tahu baru sampai masuk rumah sakit kena, hernia dan 7 hari dirumah sakit. Kemudian merasa tahu semua lokasi ibadah haji takabur lagi, hilang selama 3 hari tidak dapat diketahui keberadaannya,”imbuh Nasrul Abit.

    Nasrul Abit berharap sebaiknya sewaktu baru saja mendarat di tanah suci berdoa dahulu kepada Allah SWT agar  jangan dipermalukan diri selama dalam menjalankan ibadah haji,  berdoa dimudahkan dalam melaksanakan semua penyelenggaraan ibadah haji.

“Kemudian berdoa juga untuk diberi kesehatan dan kekuatan sabar dan selalu ingat akan kebesaran dan kekuatan Allah SWT. Menjalankan ibadah haji juga merupakan perjuangan hidup dengan ketaatan dan semangat kegigihan,”ungkapnya.

    Ia menyatakan, ada lebih 3 juta orang jemaah haji dari berbagai negara se dunia saat ini menyelenggarakan haji tahun ini.

“Jaga juga nama baik bangsa dan negara,  jangan pakai daster,  pakailah pakaian yang baik dan rapi. Amat mudah mencari prang Indonesia,  yang suka pakai baju batik dan perawakan yang sawo matang,”katanya.

    Ia menjelaskan, Indonesia dengan 13 embarkasi haji dan mendapat kuota haji lebih kurang 200 ribu orang se Indonesia. Saat ini panitia PPIH telah membuat buku panduan pelajari dan ketahuilah dengan baik agar dalam melakukan ibadah haji dapat sesuai dengan syariat yang benar dan baik.

“Tinggalkan segala kesibukan, yang dapat mengganggu pelaksanaan haji kita tidak maksimal,  kuatkan hati,  bersungguh-sungguh dan selalu berserah diri pada Allah SWT,”ujarnya.

    Nasrul Abit mengucapkan, selamat jalan calon haji dan hajjah,  diberikan kesejatan waktu yang luang untuk melakasanakan ibadah,  semoga jemaah haji Sumatera Barat selalu dapat bimbingan dari Allah SWT,  Amin.

    Panitia penyelenggaraan haji Sumbar, Afrizal, MM menyampaikan  jumlah jemah haji Sumbar tahun 2018 ini berjumlah 4.640 dibagi dalam 17 kloter, dengan masing kloter berangkat 395 jemah haji dengan 5 petugas.

   Jemaah haji termuda  di kloter III Embarkasi Padang ini berusia 20 tahun atas nama Muhammad Imran Suriyanto,  Panamoung Empat Angkat Canduang Agam dan tertua berusia 88 tahun.

    “Jemaah haji Sumbar yang telah berada tanah suci medinah tepatnya wilayah Azizir,  sebanyak 785 orang,”ujarnya.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*