Hasil di Dua Turnamen Kelas Nasional, Tim Futsal PON Masih Jauh dari Harapan

 

Advertisements

BANDUNG, PADANGTODAY.com– Melakoni laga terakhir grup A Turnamen GATO National Futsal di Bandung, tim futsal PON Sumbar kembali gagal meraih kemenangan. Efrinaldi dkk hanya mampu bermain imbang 4-4 melawan Antam Kutim, Minggu (23/8) di Queen Futsal Kota Bandung.

Sumbar yang sudah tersisih setelah menelan dua kekalahan sebelumnya dari Futsal 35 Bandung dan Vamos Carlsberg Mataram, sebenarnya tampil jauh lebih baik dari dua laga sebelumnya melawan Antam Kutim yang 100 persen diperkuat oleh tim Pra PON Jawa Barat.

Bahkan di babak pertama, tim asuhan Syafrianto Rusli itu mampu unggul lebih dulu 3-1. Efrinaldi memborong tiga gol itu menit ke3, 6, dan 19. Namun, penampilan gemilang di babak pertama gagal dipertahankan di babak kedua.

Akibatnya, giliran Antam Kutim yang mampu mencetak tiga gol di babak kedua. Sementara tim Sumbar hanya menambah satu gol melalui Rahmad Rawagus. Dengan demikian hasil akhir pertandingan menjadi 4-4.

“Kita masih bermasalah pada konsistensi. Bermain begitu bagus di babak pertama, tapi jauh menurun di babak kedua. Terlalu banyak kesalahan-kesalahan yang tak perlu yang terjadi.”ucap pelatih Syafrianto Rusli.

“PR kita terus bertambah selama turun di Piala Emas dan GATO ini. Kita ambil sisi posistifnya saja sebagai bahan evaluasi untuk untuk terus memperbaiki tim ini.”sambungnya.

Dengan demikian, selesai sudah kiprah Tim Futsal PON Sumbar di dua turnamen di Jakarta dan Bandung. Secara umum, hasil yang didapatkan di turnamen Piala Emas Futsal Indonesia (PEFI) dan GATO National Futsal, masih jauh dari harapan. Di dua turnamen itu, Tim PON Sumbar kandas di penyisihan grup.

“Kita akan terus ikut turnamen-turnamen futsal level nasional, karena hanya dengan cara seperti itulah kita bisa menambah jam terbang dan pengalaman bertanding bagi pemain.”timpal manejer tim Yosrizal.

Karena itu, sesampai di Padang nanti, tim akan langsung mempersiapkan diri mengikuti turnamen Piala Walikota Pekanbaru, yang digelar 14-24 September mendatang.

“Kita memutuskan ikut turnamen di Pekanbaru, karena pesertanya juga sangat kompetitif. Karena ada klub Liga Pro dan tim-tim Pra PON dari berbagai provinsi yang ikut. Mudah-mudahan ada peningkatan permainan maupun hasil di turnamen ini.”tutup Yosrizal.(admin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*