Hendri Arnis : Momentum 17 Agustus Tak Hanya Seremoni

Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis memberikan penghargaan Satya Lencana disela-sela Upacara Bendera HUT RI Ke-69 di Lapangan Kantin Anas Karim, Minggu (17/8).

Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis memberikan penghargaan Satya Lencana disela-sela Upacara Bendera HUT RI Ke-69 di Lapangan Kantin Anas Karim, Minggu (17/8).

Padangpanjang, PADANGTODAY.com — Bertepatan dengan detik-detik proklamasi 69 tahun yang silam, Indonesia secara serempak melaksanakan peringatannya sebagai HUT Republik Indonesia. Termasuk di Kota Padangpanjang.

Minggu (17/8) pagi, upacara bendera dipimpin langsung Walikota di Lapangan Kantin Anas Karim. Turut hadir dalam upacara tersebut para veteran. Upacara bendera berlangsung khidmad meski diwarnai “gugurnya” puluhan peserta upacara dari kalangan pelajar karena panasnya cuaca di Padangpanjang pagi itu.

Namun secara keseluruhan, penyelenggaraan peringatan ke-69 HUT RI di Kota Serambi Mekkah itu berlangsung sesuai agenda dengan diawali kunjungan Pemko bersama unsur Muspida Plus ke Rutan Kelas II B Padangpanjang.

Usai menjadi inspektur upacara, Hendri Arnis, Wali Kota Padangpanjang mengatakan peringatan detik-detik proklamasi setelah kemerdekaan sejak 69 tahun lalu itu tidak sebatas seremonial belaka. Akan tetapi yang terpenting adalah mengaplikasikan nasionalisme personal di setiap saat. Termasuk menjalani prosesi peringatan 17 Agustus, melalui pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih di lapangan dan di tiap-tiap perkantoran serta rumah.

“Tidak hanya selama momentum Agustus sebagai bulan diproklamirkannya pengambilalihan kekuasaan kembali oleh bangsa Indonesia. Namun lebih jauh, harus tercermin dari sikap nasionalisme individu dalam kehidupan keseharian,” tegas Hendri Arnis.

Dalam upacara tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan. Salah satunya terhadap kalangan internal pegawai sebagai leading sektor pelayanan publik, yakni dengan penganugerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya melalui Keputusan Presiden RI.

205 pegawai dinobatkan penerima anugerah tersebut. Yakni 57 orang Satyalancana X, 65 orang Satyalancana XX dan 83 orang Satyalancana XXX.

“Anugerah dari negara tersebut kita serahkan secara simbolis kepada tiga orang saja. Masing-masing Pimpinan Puskesmas Kabunsikolos dr Wahyudapemil untuk Satyalancana X, guru SMA Muhammadiyah Suratman SPd untuk Satyalancana XX dan Kadis PU Defrial ST untuk Satyalancana XXX,” jelas Wako Hendri.

Sementara pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih yang menobatkan Letda Inf Avan Syari dari Secata B sebagai Komandan Upacara, diikuti sebanyak 65 pasukan penggerek bendera. Masing-masing 32 putra dan 33 putri. Sedangkan tiga pasukan khusus pengibar bendera, yakni Regina Cahyani Putri dari SMA 3 diapir Fadillah Muharman dari SMA 1 dan Fuad Hidayatullah dari SMA 2 Padangpanjang. (bj)