Himpun Tingginya Permintan PJU dari TSR, Pemko Akui Dana Terbatas

Walikota Payakumbuh H Suwandel Muchtar saat mengunjungi masjid bersama TSR Payakumbuh, menampung aspirasi warga.

Walikota Payakumbuh H Suwandel Muchtar saat mengunjungi masjid bersama TSR Payakumbuh, menampung aspirasi warga.

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Permintaan penerangan jalan umum (PJU) di Kota Payakumbuh tergolong cukup tinggi. Sepanjang Ramadhan, begitu Tim Safari Ramadhan (TSR) Kota Payakumbuh membuka dialog dengan jemaah, permintaan PJU kepada tim selalu ada. Hampir jemaah seluruh masjid yang dikunjungi TSR  meminta Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menambah PJU di kelurahannya.

Kepala Dinas PU Payakumbuh Marta Minanda ST MT, didampingi Kabid Binamarga H Zul Arman ST, ketika dikonfimasikan persoalan PJU itu di Balaikota Payakumbuh, Kamis (16/6), membenarkan, jika aspirasi warga dengan PJU cukup tinggi.

“Benar, kita sudah mendapat laporan dari setiap TSR Payakumbuh,” sebut Marta.

Menurut Marta, dalam dua tahun terakhir, 2015 dan 2016 ini, Dinas PU fokus dengan kegiatan penggantian bola lampu PJU, dari bola pijar ke bola lampu ELD. Target seluruhnya, 2.100 PJU di Payakumbuh, akhir tahun ini sudah memakai bola ELD. Penggantian bola lampu itu, dikatakan akan menghemat pemakaian arus atau energi 25% dari sebelumnya.

Sementara itu, Dinas PU  juga melakukan tambahan PJU untuk 35 titik pada sejumlah kelurahan di Payakumbuh. Dibanding dengan jumlah 48 kelurahan yang ada, berarti belum cukup per satu kelurahan mendapat tambahan PJU.

“Itu semua, karena keterbatasan dana daerah yang belum mampu menampung keinginan masyarakat,” kata Marta.

Kosentrasi Pemko yang mengganti bola pijar ke ELD itu, direspon positif oleh Kementerian ESDM, dengan mengucurkan bantuan berupa 200  ELD. Bantuan itu, katanya, meski masih ditunggu, akan banyak membantu dalam mengatasi keterbatasan PJU di Payakumbuh.

Dikatakan Marta, berdasarkan pemetaan Dinas PU, Payakumbuh butuh 8.000 titik PJU. Dengan jumlah PJU yang baru mencapai 2.100 titik, berarti Payakumbuh masih butuh 5.900 PJU lagi. Sementara itu, beban pemko dalam membayar rekening PJU sudah mencapai 6,5 milyar per tahun, tak sebanding dengan pajak penerangan jalan umum yang dibayar pelanggan listrik PLN di Payakumbuh.

“Jika  kebutuhan 8.000 PJU itu sudah dipenuhi Pemko, berarti beban daerah dalam membayar rekening lampu jalan makin membengkak. Makanya, ke depan, Pemko juga tengah membuat program PJU dengan memanfaatkan teknologi sinar matahari,” ungkap Marta.(rel/Dodi Syah Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*