Hingga H-2 Lebaran, Harga Daging Sapi Terus Meroket

harga-daging-sapi-terus-meroket-hingga-h-2-lebaranJakarta, PADANGTODAY.com – Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung (CT) menyatakan bahwa harga daging sapi bakal terus meninggi hingga mencapai Rp 95 ribu per kilogram. Menurut pedagang yang disambanginya, penaikan harga tersebut bakal berlangsung hingga dua hari sebelum Lebaran.

“Akibat sapi yang dipotong lebih banyak, namun demand juga banyak. Inilah yang menyebabkan harga daging sapi ada kenaikan sedikit sampai Rp 95 ribu per kilogram,” kata CT di sela-sela kunjungannya menteri ke Pasar Klender, Jakarta Timur, Senin (21/7).

Dalam kunjungan itu, CT ditemani Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Pertanian Suswono, Kepala BPS Suryamin, dan Kepala Perum Bulog Soetarto Alimoeso. Sebelum ini, CT sudah mengunjungi Pasar Induk Cipinang dan Kramat Jati

Menurut CT, daging sapi menjadi salah satu bahan pangan yang mengalami penaikan harga sejak H-7 Lebaran. Daging sapi dijual dengan harga lebih mahal Rp 5 ribu dari patokan pemerintah sebesar Rp 90 ribu per kilogram.

Di luar daging sapi, ada daging ayam yang kini harganya Rp 30 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 28 ribu per kilogram. Menyusul beras kualitas super Pandan Wangi, harganya naik Rp 1.000 ketimbang pekan lalu yang sebesar Rp 9 ribu per kilogram.

Berikutnya, produk hortikultura yang mengalami penaikan harga adalah cabe rawit, dijual Rp 24 ribu per kilogram, atau melonjak Rp 4 ribu dibanding pekan lalu. Sedangkan cabe merah masih stabil di level Rp 14 ribu per kilogram, bawang merah masih stabil di kisaran Rp 22.000 – Rp 24.000 per kilogram. Kemudian, bawang putih impor dilepas ke konsumen di kisaran Rp 17 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga telur ayam yang sempat meroket dua pekan lalu, kini stabil di kisaran Rp 19.500-Rp 20 ribu per kilogram. Harga tempe turun Rp 1.500 menjadi Rp 6.000 per papan besar.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina menganggap wajar penurunan harga tempe. “Saat menjelang lebaran, masyarakat lebih banyak mengonsumsi daging,” ujarnya dalam kesempatan sama.
(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas