IKM Dituntut Lebih Produktif, Pemko Kucurkan Bantuan Peralatan

Logo-PadangpanjangPADANGPANJANG,PADANGTODAY.COM-—Guna percepatan petumbuhan ekonomi kerakyatan dari sector Industri Kecil dan Menengah (IKM), Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang mengucurkan bantuan berupa peralatan senilai Rp140 juta dengan rincian berkisar Rp2-6 juga masing-masing terhadap 36 sektor usaha di kota berjuluk Serambi Mekkah tersebut, Selasa (1/12).

Advertisements

Kepala Bidang Industri dan ESDM Dinas Koperasi Industri Perdagangan dan UMKM, Javie C Eka Putra menyampaikan bantuan tersebut merupakan program kegiatan melalui anggaran 2015.Namun pendistribusian terhadap permhononan bantuan para pelaku usaha industri kecil tersebut tertunda terkait adanya larangan pemberian bantuan hibah.

Bantuan berbagai jenis peralatan yang telah diserahkan tanpa melalui prosesi seremonial tersebut, diharapkannya segera dapat termanfaatkan para penerima bantuan.Melalui bantuan peralatan tersebut, para pelaku usaha industri kecil diharapkan dapat lebih meningkatkan produksil.

“Bantuan terhadap 36 pelaku usaha tersebut baru dapat kita salurkan di penghujung tahun anggaran ini pasca disetujuinya APBD Perubahan.Alhamdulillah meski terlambat dari jadwal semula, penerima hibah tampak senang mengetahui kebutuhan mereka akan peralatan segera teratasi,” tutur Jevie.

Beberapa di antaranya jenis usaha yang menerima bantuan hibah berupa peralatan tersebut, seperti usaha bengkel las, border, makan ringan, roti, pengrajin kulit sepatu, pengrajin perak dan mebel.Pasca bantuan peralatan tersebut, para pelaku usaha IKM dituntut lebih produktif guna menumbuhkan motivasi usaha di daerah berhawa sejuk.
Jevie menyatakan, pemerintah terus melakukan upaya-upaya dalam rangka membantu IKM untuk meningkatkan daya saingnya dan mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada. Diantaranya adalah melalui pemberian kredit usaha rakyat (KUR), peningkatan kemampuan teknologi melalui program restrukturisasi mesin, peningkatan kemampuan SDM melalui berbagai pelatihan, fasilitasi serta pendampingan, sistem jaminan mutu dan keamanan pangan,dan hal lainnya yang tekait peningkatan akses pasar.

“Kali ini melalui bantuan terhadap para pelaku usaha diarahkan dalam bentuk barang, selain bertujuan mendorong kuantitas produksi juga melihat sisi yang lebih tepat terhadap sasarannya.Bantuan yang dianggarkan melalui APBD tersebut, akan senantiasa dilakukan setiap tahunnya sebagai bagian dari komitmen percepatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” pungkas Jevie. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*