Ikut Sukseskan Program Nasional “GISA”, Tanah Datar Berikan 10.000 Identitas Kepada Anak

Fhoto : Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, berikan Kartu Identitas Anak saat Launcing KIA di Kec. X Koto, Jumat (16/03).

Advertisements

TANAH DATAR, www.padang-today.com,- Ikut mensukseskan program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang dicanangkan pemerintah pusat, Kabupaten Tanah Datar dukung dengan memberikan Kartu Idenditas Anak (KIA) kepada 10.000 anak usia 0 hingga 17 tahun kurang satu hari, Jumat (16/03/18) di SDN 16 Pandai Sikek, Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar.

Launcing pemberian KIA kepada anak ini, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma yang dihadiri oleh Kepala Dinas Dukcapil Tanah Datar Elizabet, Camat X Koto Hendra Setiawan didampingi Forkopinca Kecamatan X Koto serta Kepala Sekolah SDN 16 Pandai Sikek Deswandi, dengan memberikan secara simbolis kepada lima orang murid SDN 16 Pandai Sikek.
Dalam sambutannya, Zuldafri Darma mengatakan program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan atau GISA ini adalah bentuk perwujudan kehadiran Negara dalam peningkatan pelayanan publik khususnya terkait dengan sadar akan kepemilikan dokumen kependudukan.

“Program itu kita iringi dengan memberikan data identitas diri kepada anak, yang manfaatnya tidak hanya sebagai tanda pengenal saja tapi juga bisa digunakan sebagai transaksi keuangan, pelayanan kesehatan dan mungkin digunakan untuk syarat masuk sekolah nantinya,” ujar Wabup Zuldafri.

Fhoto : Wabup Zuldafri Darma fhoto bersama usai membuka Launcing KIA Tahun 2018 di Kec. X Koto Kabupaten Tanah Datar.(ddy) 

Selain itu lanjut Zuldafri, manfaat lainnya KIA juga bisa dipergunakan dalam kepengurusan beasiswa, dan ini merupakan salah satu KIA itu ada, dikarenakan dari sisi kemampuan ekonomi masyarakat kita tidak semuanya mampu untuk membiayai pendidikan anaknya kejenjang yang lebih tinggi.
“Dan melalui KIA ini pemerintah akan lebih mudah dalam memberikan, baik itu pelayanan maupun perlindungan kepada anak, karena datanya sudah berlaku secara nasional,” tutur Wabup Zuldafri.
Sementara itu, Kadis Dukcapil Tanah Datar Elizabet juga menyampaikan jika selama ini anak dibawah 17 tahun kurang satu hari atau belum menikah tidak memiliki identitas penduduk, namun saat ini katanya identitas itu sudah berlaku secara nasional yang terintegrasi dengan sistem informasi dan administrasi kependudukan.
“Tahun 2017 lalu, Dinas Dukcapil secara mandiri sudah mengangarkan sendiri 10.000 KIA. Dan tahun 2018 ini dianggarkan oleh pusat sehingga dengan KIA ini pemerintah sudah memenuhi kewajibannya untuk memberikan identitas kependudukan kepada seluruh penduduk warga Negara Indonesia yang berlaku secara nasional sebagai upaya perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga Negara,” ucap Elizabet.
Untuk itu menurut Elizabet, pemerintah pusat melalui Dinas Dukcapil kembali mendistribusikan sebanyak 10.000 blangko KIA. Dan untuk tahap pertama 10.000 blangko KIA ini akan didistribusikan untuk anak usia 0-17 kurang satu hari di kecamatan X Koto, Batipuh dan Lima Kaum.
“Dan berdasarkan Permendagri Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA), bahwa setiap anak yang berusia 0-17 tahun kurang satu hari akan diberikan kartu identitas anak yang selanjutnya disingkat menjadi KIA yang merupakan identitas resmi anak dan alat bukti diri dan juga sebagai tanda pengenal bagi anak,” pungkas Elizabet.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*