Ilmuwan Memprediksi Kurang Dari Satu Dekade Internet Akan Kolaps

ilustrasi internet

ilustrasi internet

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Hanya 8 tahun lagi waktu yang tersisa bagi manusia untuk menikmati internet cepat dan murah. Ya, menurut prediksi ilmuwan Royal Society Inggris, Profesor Andrew Ellis, kurang dari satu dekade lagi internet akan kolaps.

Saat ini, internet di seluruh belahan dunia mengandalkan jaringan kabel serat optik untuk mengirimkan data. Namun, para pakar teknologi telah memperingatkan bila jaringan kabel serat optik yang menembus samudra dan menyambungkan banyak benua itu tidak lama lagi berada di puncak kapasitasnya.

Perlu diketahui, jaringan kabel serat optik adalah jaringan kabel yang terdiri dari benang-benang kaca transparan setebal rambut manusia. Jaringan kabel ini dipakai untuk lalu lintas data, termasuk internet.

Kemunculan berbagai teknologi yang terintegrasi dengan internet, seperti TV online, layanan streaming, hingga komputer berbasis internet telah membuat jaringan kabel serat optik hampir mencapai batas maksimal kapasitasnya.

Profesor Andrew memprediksi bila 8 tahun lagi jaringan kabel serat optik tidak akan mampu menampung data lagi. Bila hal itu terjadi, internet bisa kolaps dan dunia akan menghadapi krisis internet.

Bak efek bola salju, krisis itu bisa menyebabkan harga internetan melambung tinggi, beberapa kali lipat dari harga saat ini.

“Kita beruntung bisa beradaptasi sampai saat ini. Tetapi kita akan sampai pada titik di mana kita tidak bisa berkembang. Jika kita tidak menemukan ide radikal untuk menyelesaikan ancaman krisis internet, kita akan berhadapan dengan harga internet selangit,” kata Profesor Andrew, Daily Mail (03/04).

Berawal dari kekhawatiran itu lah, Profesor Andrew bersama Royal Society mengumpulkan ilmuwan dan pakar dunia maya di sebuah pertemuan khusus tanggal 11 Mei nanti. Harapannya mereka bisa menemukan secercah cahaya untuk mencegah internet kolaps.

 

(bbo/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*