Imunisasi Polio untuk Lindungi Anak

PARIAMAN, PADANGTODAY.COM-Imunisasi polio bertujuan untuk mengurangi resiko penularan virus polio, dan memberikan perlindungan secara optimal bagi anak. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar disaat pekan imunisas polio, Selasa 08-03-2016 di Pariaman.

Advertisements

Katanya, upaya untuk mencegah dan penanganan kasus polio di Kota Pariaman, pemerintah setempat terus berusaha menggalakan sosialisasi. “Untuk terus mengenjot dan penanganan kasus polio di Kota Pariaman pemerintah setempat terus berusaha menggalakan sosialisasi, imbauan bagi warga terutama Ibu-Ibu yang memiliki anak di bawah usia 0-59 bulan,” ungkap Genius.

Dijelaskan Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, menargetkan imunisasi polio bagi 7151 bayi di kota, dan target tersebut akan berusaha dicapai dengan penekannan kepada seluruh elemen terkait terutama dinas kesehatan sendiri.

“Dengan adanya target tersebut diharapkan tidak akan ada penderita akibat virus polio dan biaya untuk penanganan penyakit tersebut juga bisa dikurangi,” kata dia.

Sebelumnya Indonesia sendiri telah dinyatakan bebas penyakit polio pada Maret 2014 dan saat ini Kota Pariaman sendiri berada di posisi pertama untuk tingkat Sumbar dalam kategori penanganan penyaakit tersebut.

Oleh sebab itu, jelas Genius, dengan adanya kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tingkat kota itu diharapkan masyarakat lebih sadar dan peduli dengan kesehatan dan keselamatan anak.

“Tujuan imunisasi polio sendiri antara lain, mengurangi resiko penularan virus polio, memberikan perlindungan secara optimal bagi anak, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak itu sendiri,” terangnya.

Ia menambahkan, Penyakit polio merupakan virus yang menyerang saraf dan dapat menimbulkan tumbuh layu, akut, dan bahkan dapat menimbulkan kelumpuhan bagi korban sendiri,” jelasnya.

Pemberian imunisasi polio dilaksanakan di tempat yang telah disediakan seperti Puskesmas, Polindes, Poskesdes, dan pos pelayanan imunisasi lainya yang bertugas memberikan imunisasi bagi warga setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan setempat, Bakhtiar, menyebutkan, data secara pusdatin tercatat ada 8136 sedangkan untuk kota Pariaman tercatat hanya 7151 bayi.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta dalam imunisasi polio, pemerintah setempat akan melakukan pemanggilan ke rumah-rumah warga di kota itu.

“Kalau kita hanya mengadalkan imbauan saja, dikhawatirkan tidak semua warga yang mau ikut terlibat oleh karena itu cara langsung memanggil ke rumah harus dilakukan,” tandasnya.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*