Ini Kata Ketua Parpol Soal Bacaleg

   Padang-today.com – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tidak bisa ikut Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, karean tidak daftarkan bacaleg di 12 kabupaten/kota di Sumbar.

Advertisements

“Sudah mendaptkan kabar ada 12 kabupaten/kota tidak mendaftatkan bacaleg dari partai,”kata Ketua PKPI Sumbar, Suparman.

Ia menjelaskan, ada beberapa kesalahan internal yang terjadi pada PKPI di Sumbar.

“Awalnya PKPI suda lengkap bacaleg di seluruh Kabupaten/Kota, mungkin kerana tidak sabar menunggu proses. Makanya ada yang mundur, nah kita kan tidak bisa melarang kalau mereka mundur. Sehingga berbuntut pada proses caleg ini,”ujarnya.

   Selanjutnya hal ini terjadi juga disebabkan Sekretaris PKPI Sumbar mengundurkan diri, dan gerbong dari sekretaris ini juga ikut mengundurkan diri.

“Waktu penyusunan pengurus kabupaten/kota dulunya banyak referensi dari Sekretaris saya ini. Setelah dia mundur, referensi dari dia juga ikut mundur,”jelas Suparman.

    Suparman menambahkan, tidak semua bacaleg maupun kader PKPI  yang mundur, masih ada beberapa yang tetap bertahan dan menyusun daftar calegnya.

Tapi sangat menyayangkan ada beberapa KPU kabupaten/kota yang sangat kaku dalam proses pendaftaran ini. “Sangat disayang dengan hal itu, karena Sistem Informasi Calon (Silon)  sering bermasalah sehingga terlambat mendaftar. Masak terlambat tiga menit saja tidak bisa langit mendaftar,”imbuhnya.

    Ia menyatakan, kalau ada kesalahan dari KPU yang diterima dari anggotanya di Kabupaten/kota ia akan menggantinya. Namun, kalau kesalahan yaang terjadi pada internal partai itu sendiri ia juga akan mengakui.

“Saya masih menunggu laporan dari kawan-kawan di Kabupaten/kota kalau ada permasalahan dari KPU, tapi kalau kesalahannya berasal dari kita, juga harus kita akui,”katanya.

    Namun demikian, sebagai ketua Partai dengan nomor urut 20 ini tetap optimis untuk bisa memperoleh kursi pada Pemilu mendatang. Minimal tiga kursi untuk provinsi, serta di Kabupaten/kota lainnya.

“Kita yakin di Kabupaten kota dapat kursi, seperti di Padang caleg kita melimpah. Begitu juga di provinsi kata jua da caleg potensial,” katanya.
Berdasarkan data KPU, PKPI tidak mendaftarkan Bakal calon legislatifnya di 12 Kabupaten/Kota, berimbas tidak bisa ikut sebagai peserta Pemilu 2019.

PKPI hanya terdaftar di Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Solok Selatan, Kota Solok, Mentawai, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Solok.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*