Inilah Penyakit Mematikan Yang Patut Diwaspadai Dunia

demam-typhoidPADANGTODAY.com – Meski kemungkinan Ebola untuk masuk ke Indonesia dan menjangkiti masyarakat Indonesia cukup kecil, karena penyakit ini tidak tersebar lewat udara, namun langsung dari cairan tubuh pasien atau hewan yang terjangkit Ebola. Namun ini bukan berarti masyarakat di daerah tropis bisa merasa aman, karena masih ada beberapa penyakit lain yang sama berbahayanya dengan Ebola.

Namun Ebola bukan satu-satunya penyakit mematikan yang patut diwaspadai oleh dunia, terutama masyarakat di daerah tropis seperti Indonesia.

Berikut adalah beberapa penyakit daerah tropis selain Ebola yang patut diwaspadai:

1.Chikungunya
Chikungunya adalah salah satu virus yang disebarkan oleh nyamuk. Sebelumnya penyakit ini telah ditemukan di Afrika, Asia, Eropa, India, dan termasuk Indonesia. Populasi nyamuk penyebar chikungunya diketahui semakin banyak dari tahun 2006 hingga 2013 dan bisa tersebar ke seluruh penjuru dunia, bahkan Amerika Serikat.

Seseorang paling berisiko terkena chikungunya di siang hari, ketika nyamuk sangat aktif. Setelah tujuh hari tergigit oleh nyamuk yang membawa virus chikungunya, orang tersebut akan merasakan demam, sakit kepala, dan nyeri pada persendian. Meski rasa sakitnya sangat parah, biasanya seseorang akan merasa lebih baikan setelah satu minggu. Tak ada perawatan khusus untuk penyakit ini selain perawatan biasa untuk demam yang dialami pasien. Meski begitu, ada baiknya untuk mencegah chikungunya daripada harus terkena virus ini.

2.Leptospirosis
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini bisa terjadi di seluruh dunia. Namun paling sering terjadi pada daerah tropis dan subtropis yang sedikit lembap seperti Asia, Amerika Selatan, dan Kepulauan Karibia. Penyakit ini bisa menyebar lewat urine hewan yang terinfeksi. Urine bisa masuk ke air dan menyebabkan Anda terjangkit leptospirosis.

Berdasarkan penelitian pada Journal of Travel Medicine, seringkali seseorang terkena penyakit ini ketika berwisata dan menggunakan air terbuka untuk berenang, kayak, memancing ikan, dan lainnya. Jika Anda bepergian dan menemukan air terbuka seperti sungai, danau, air terjun, dan lainnya, sebaiknya hati-hati dalam menggunakan air tersebut.

Leptospirosis ditandai dengan gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, kedinginan, sakit pada otot, muntah, dan diare setelah dua sampai tiga hari setelah terjangkit. Jika masuk dalam tahap parah penyakit ini bisa menyebabkan masalah serius seperti gagal ginjal dan penyakit kuning. Penyakit ini mirip dengan Ebola, namun pendarahan yang disebabkan bisa lebih fatal. Orang bisa tiba-tiba muntah darah dan meninggal akibat leptospirosis.

3.Demam typhoid
Demam typhoid umum didapati di negara-negara berkembang, terutama di Asia Selatan. Pada tahun 2011 banyak pendatang dari India yang terkena penyakit ini, begitu juga dengan pendatang dari Bangladesh dan Pakistan. Orang yang terkena penyakit ini atau membawa penyakit ini mengeluarkan bakteri Salmonella Typhi pada kotoran mereka.

Jika pasien tidak mencuci tangan dengan benar, bakteri tersebut bisa masuk pada minuman atau makanan yang mereka siapkan. Hati-hati jika orang yang tak sadar membawa bakteri Typhi ini bekerja di restoran atau rumah makan, karena bisa menginfeksi orang yang memakan makanan mereka.

Demam typhoid biasanya disertai gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, dan hilangnya nafsu makan. Penyakit ini bisa dicegah dengan vaksin dan kebiasaan makan yang tidak sembarangan, seperti makan di tempat-tempat yang tak terjamin kebersihannya.

4.Malaria
Seperti chikungunya, malaria juga dibawa oleh nyamuk sebagai penyebabnya. Namun kali ini nyamuk malaria akan membawa parasit yang dimasukkan ke dalam tubuh. Malaria adalah salah satu penyakit yang umum pada daerah tropis dan subtropis seperti Afrika, Amerika Selatan, dan termasuk Indonesia. Orang yang terjangkit biasanya akan mengalami demam tinggi, kedinginan, dan gejala mirip flu.

Gejala malaria bisa dikonfirmasi dengan tes darah dan sebaiknya segera dirawat sebelum menjadi semakin parah. Selain itu, akan sangat baik untuk melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan lingkungan agar tak ada jentik-jentik nyamuk malaria yang bersarang di dekat rumah Anda.

5.Schistosomiasis
Nama penyakit ini cukup sulit disebutkan, namun penyakit ini tak boleh diremehkan. Schistosomiasis disebabkan oleh cacing parasit yang berkembang biak di dalam tubuh siput air. Selanjutnya, siput air akan mengeluarkan parasit ini melalui air segar yang bisa menjangkiti manusia. Yang menakutkan adalah bahwa cacing parasit ini bisa masuk melalui pori-pori kulit manusia.

Beberapa gejala Schistosomiasis adalah gatal-gatal yang diikuti dengan demam, rasa dingin, batuk, dan sakit pada otot selama sebulan atau lebih. Beberapa gejala kronis lainnya termasuk sakit perut, darah dalam urine atau kotoran, dan masalah mengeluarkan urine.

Itulah beberapa penyakit daerah tropis yang sebaiknya diwaspadai selain Ebola. Di Indonesia, Ebola kemungkinan besar tak akan menjangkiti masyarakat, namun masih ada beberapa penyakit tropis di atas yang wajib diwaspadai dan dihindari.(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*