Irfendi Arbi Lepas Rantai Penderita Gangguan Jiwa, Rudihartono Dirawat ke RSJ Prof HB Saanin Padang

Bupati melepas kunci rantai penderita gangguan jiwa

Bupati melepas kunci rantai penderita gangguan jiwa

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi melepas rantai yang membelenggu kaki Rudihartono (44) penderita ganguan jiwa, di Tanjuang Aro Sikabu-kabu Kecamatan Luak, Jumat(15/4). Rudihartono sudah 20 tahun lebih mengalami ganguan jiwa terpaksa dirantai kakinya karena sering memakan dan minum yang nampak olehnya, seperti makan kotoran dan minum bensin.

“Masyarakat agar memberitahukan segala bentuk persoalan yang terjadi di lingkungan sekitarnya kepada Wali Nagari atau Camat. Jangan sampai membiarkan keluarga atau tetangga menderita tapi tidak diberitahukan,” ujar Bupati Irfendi Arbi.

Rudihartono lalu dikirim ke RSJ Prof HB Saanin Padang untuk dirawat dan diobati seterusnya. Jika sudah sembuh jangan dulu dibawa pulang, takutnya lingkungan akan membuat kembali mengalami ganguan jiwa.

Langkah setelah sehat dari RS Jiwa Gadut Padang langsung dikirim ke tempat keterampilan di RS Jiwa Lampung. Di sana diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Kalau ada yang sakit kita obati dan carikan jalan keluarnya melalui kerjasama antar SKPD terkait dengan program-program kegiatan,” kata Irfendi Arbi.

Pada hari itu juga Bupati Limapuluh Kota juga memberikan obat kepada Desni (45), masyarakat Batu Balang Kecamatan Harau yang 25 tahun Dipasung.

Setelah berobat rutin sekarang sudah mulai baik ini dibuktikan dengan sudah dapat bekerja layaknya orang lain seperti belanja kebutuhan dan berjualan, pergi ke sawah menggoro.

Data terakhir bulan ini Dinas Kesehatan tercatat ada 24 pasien jiwa yang dipasung laki-laki dan perempuan dengan rata usia 20–30 tahun. Usia 15 tahun dan yang paling tua 80 tahun.

Diagnosa penyakit Psikosa, Biopar, Schizoprenia, Retardasi Mental, Dimensia, Epilepsi dan status semua sudah mendapatkan perawatan.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*