Istri Terpana, Wabup Zuldafri Darma Menangis Dipangkuan Gadis Siska. Ini yang Terjadi

Fhoto : Wabup Zuldafri Darma menangis melihat kondisi Siska, gadis lumpuh yang disantuni melalui Komunitas S3 (sedekah seribu sehari).(ddy)

Advertisements

TANAH DATAR, www.padang-today.com,- Cerita lain dari Lintau Expo 2018, siapa sangka istri Wakil Bupati Tanah Datar Retri Zuldafri Darma terpana melihat suaminya menangis di pangkuan gadis bernama Siska. Dengan isak tangis yang tiba tiba, hati Wakil Bupati Tanah Datar itupun luluh melihat sosok Sinta.

Secara spontan, Retri Usda yang menemani Wabup dalam kegiatan pembukaan Lintau Expo 2018 yang dibuka Muffidah Kalla itupun harus menahan sedih melihat kondisi Siska yang duduk tidak berdaya diatas sebuah kursi roda.

Pemandangan itu, terjadi disaat Zuldafri Darma mengunjungi stand komunitas S3 (Sedekah Seribu Sehari) di Lintau Expo 2018, yang merupakan komunitas penyantun dana sedekah dari berbagai kalangan masyarakat.

Siska merupakan gadis asal Jorong Lasuang Batu Nagari Batu Bulat Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar, yang menderita kelumpuhan sejak berumur 7 tahun.

Dan selama 13 tahun, gadis 20 tahun itu harus terbaring akibat kelumpuhan yang dideritanya. Dan melalui komunitas S3 inilah Sinta mendapatkan uluran bantuan sedekah dari kalangan masyarakat, baik di Lintau maupun dari luar Lintau sendiri.

Gadis yang berasal dari keluarga yang sederhana ini, salah satu dari kalangan masyarakat yang dibantu melalui komunitas Sedekah Seribu Sehari.

“Naluri kemanusian yang ditunjukan oleh kawan kawan komunitas S3 kami apresiasikan, dan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk mengetahui kondisi masyarakat yang bisa diberikan bantuan,” ungkap Zuldafri Darma sambil menyeka air matanya yang keluar tiba tiba.

Wabup Zuldafri berharap, komunitas S3 dapat menjadi komunitas yang memiliki badan hukum yang dapat lebih dipercaya menjadi perpanjangan tangan dermawan, tutur Zuldafri.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*