Jalan Baru Program Padat Karya di Desa Cubadak Mentawai dan Desa Sikapak Timur Diresmikan

PARIAMAN, PADANGTODAY.COM-Walikota Pariaman Mukhlis Rahman meresmikan pemakaian jalan baru kegiatan padat karya infrasruktur I dan II, di Desa Cubadak Mentawai Dan Desa Sikapak Timur, peresmian secara simbolis dilaksanakan di Desa Cubadak Mentawai Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman, Selasa (15/12).

Advertisements

Mukhlis Rahman dalam sambutannya mengatakan selamat bagi masyarakat Cubadak Mentawai dan masyarakat Sikapak Timur karena masyarakatnya sudah tidak sulit lagi menuju daerah lain. Dengan adanya jalan baru ini bertujuan untuk meningkatkan dan memudahkan masyarakat dalam beraktifitas, dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, oleh sebab itu diminta masyarakat untuk dapat menjaga jalan baru yang akan dibuka ini, ucapnya.

Semenjak Kota Pariaman menjadi kota otonom, kota pariaman yang baru berumur 13 tahun, pembangunan kota pariaman sudah terlaksana dengan baik, mulai dari pembangunan jalan-jalan sampai ke desa-desa sudah baik, sekolah, dan pembangunan 7 puskesmas dari 4 Kecamatan yang ada di Kota Pariaman, ujarnya.

“Pembangunan jalan padat karya ini di laksanakan menggunakan dana dari Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia. Dan untuk Kota Pariaman, program padat karya ini hanya diterima oleh Desa Cubadak Mentawai dan Sikapak Timur. Untuk Desa Cubadak Mentawai panjang jalan yang di buka sepanjang 200 meter, dan di Desa Sikapak Timur sepanjang 430 meter, pekerjaan ini di mulai dari bulan agustus lalu, dimana pekerjaanya berasal dari masyarakat setempat dengan jumlah pekerja untuk membuka jalan ini sebanyak 88 orang yang berasal dari 4 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari satu orang ketua, satu orang tukang dan 22 orang anggota atau pekerja. Mereka adalah masyarakat yang tinggal di sepanjang jalan tersebut,” katanya.

Dengan adanya Program padat karya yang diprakarsai oleh Kementerian Tenaga Kerja ini, dapat menyerap banyak tenaga kerja dari masyarakat, karena program ini dilaksanakan dengan memberdayakan masyarakat yang masih menganggur. Tapi saya minta kepada masyarakat yang sekarang telah membereskan pekerjaannya, jangan hanya diam lagi, tetapi carilah kesibukan yang dapat menghasilkan, seperti memanfaatkan perkarangan rumah dengan menanam tamanan sayuran yang bisa di pergunakan dan bisa di jual. Saat ini hanya ada 3,9 persen angka pengangguran yang ada di Kota Pariaman, tukasnya.

“Bagi masyarkat yang mempunyai ladang kelapa, rawatlah dengan baik dari rumput maupun tanaman lain, dengan di rawat dengan baik di sela – sela batang pohon yang satu dengan yang lain, bisa kita tanam ubi atau pisang, jadi lahan yang kita punya, bisa bermanfaat dengan baik dan pendapatan kita bisa bertambah”, tutupnya. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*