Jalan Suliki-Koto Tinggi Terban, Warga Mulai Cemas

Jalan Suliki menuju Koto Tinggi ambruk

Jalan Suliki menuju Koto Tinggi ambruk

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Jalan provinsi dari Suliki menuju Koto Tinggi, tepatnya di Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, ambruk ke dalam sungai ikan banyak.

Apabila badan jalan yang terban itu, tidak segera mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, karena status jalan tersebut  jalan propinsi, dikhawatirkan jalan yang berada dipinggir sungai ikan banyak itu, kondisinya akan lebih parah.” ujar Walinagari Pandam Gadang, Khairul Apit, Jumat (12/2).

Menurut Khairul Apit, kekhawatiran masyarakat akan parahnya badan yang yang rusak itu sangat beralasan. Pasalya, saat ini badan jalan yang terban tersebut hanya tinggal 2 meter saja. Sedangkan seperempat dari badan jalan, sudah ambruk masuk sungai. Warga yang lewat mulai cemas.

“ Saya cemas, jika pemprov Sumbar tidak segera menanggani badan jalan yang ambruk tersebut, kerusakannya akan lebih parah dan mengancam kebedaraan SDN 5 Pandam Gadang yang bereda tidak jauh di lokasi badan jalan yang runtuh itu,” sebut Khairul Apit.

Khairul Apit mengakui, terbannya badan jalan menuju lokasi PDRI Koto Tinggi itu, telah dilaporkan kepada pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, untuk selanjutnya dilaporkan ke Pemprov Sumbar. Namun, sudah hampir satu pekan sejak jalan tersebut ambruk, belum ada tanda-tanda jalan itu akan diperbaiki.

Sementara itu Pelaksana Teknis Jalan Provinsi di Limapuluh Kota- Payakumbuh, Ismail, ketika diminta komentarnya terkait ambruknya jalan provinsi menghubungan Suliki-Kototinggi itu, mengaku sudah melakukan peninjau ke lokasi.

“ Kita sudah melakukan peninjauan ke lokasi. Terkait ambruknya jalan tersebut sudah kita laporkan ke Provinsi untuk segera dilakukan penanggulanggannya,” ujar Ismail.

Ismail mengakui,  kondisi jalan yang ambruk yang berada di Nagari Pandam Gadang itu memang harus mendapat perhatian serius dari Pemprov. Pasalnya, badan jalan yang ambruk itu berada ditikungan sungai dan mengancam terjadi abrasi. “ Penangganan jalan yang ambruk itu bisa saja dengan batu beronjong atau pemasangan batu. Secara teknis, akan dilakukan kajian oleh pihak teknis dari Propinsi,” tukuk Ismail.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*