JASAD PENAMBANG PASIR DITEMUKAN

Padangpariaman,Padangtoday.com-Seorang penambang pasir di Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman dilaporkan hilang saat menambang pasir di Sungai Batang Mangoi hari Sabtu, 14/11/2015 dan ditemukan Senin 16/11/2015 di sekitar Pulau Sao Padang.

Advertisements

Mulyadi (35) penambang pasir ini hilang selama tiga hari ditemukan oleh nelayan yang hendak menangkap ikan di sekitar Pulau Sao Padang tersebut pada pukul 07.30 WIB sudah tidak bernyawa. Dengan adanya temuan oleh masyatakat nelayan itu, tim SAR Padang langsung turun kelapangan guna melakukan evakuasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padangpariaman, Amiruddin, di Padangpariaman,Senin, membenarkan korban yang diketahui bernama Mulyadi (35) warga Olo Sunur Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman yang hilang pada hari Sabtu lalu telah ditemukan jasadnya oleh nelayan Padang di Pulau Sao Padang, Senin 16/11/2015.

Dijelaskan, Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan pada pukul 07.30 WIB yang hendak menangkap ikan di Pulau Sao. Lalu nelayan melaporkan kepada masyarakat setempat. Kemudian masyarakat melaporkan ke pihak Tim SAR. Berasarkan laporan tersebut Tim Sar Padang turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi korban, terangnya.

Dijelaskan, korban dilaporkan hilang oleh anaknya yang bernama Fiki (13) kepada masyarakat setempat.

Korban tenggelam antara pukul 09.30 hingga10.00 WIB, saat itu tengah mencari pasir bersama anaknya di Sungai tersebut.

Belum diketahui pasti penyebab hilangnya Mulyadi, namun menurut pengakuan anak korban kepada masyarakat mengatakan Mulyadi sempat meminta bantuan kepada anaknya yang juga turut membantu saat bekerja.

“Setelah menerima laporan dari nelayan, pihak Tim SAR Padang setempat langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi jasad Mulyadi,” ungkapnya.

Setelah evakuasi dilakukan oleh tim SAR Padang, lanjut Amiruddin, korban langsung dilarikan kerumah sakit Bhayangkara Padang untuk di identifikasi. Untuk menguatkan dugaan bahwa jasad yang ditemukan oleh nelayan tersebut benar warga penambang pasir Sunur yang hilang, kami membawa anak korban, fikri, dan fikri pun membenarkan bahwa jasad tersebut adalah ayah Fikri, jelasnya.

“Sebelumnya, pihak kami telah melakukan pencarian sejak hilangnya Mulyadi, yakni hari Sabtu dan Minggu. Hingga kini jasad Mulyadi ditemukan oleh nelayan Padang.” ungkapnya.

Pencarian korban, jelas Amiruddin, telah dilakukan pada hari Sabtu sekitar pukul 10.05WIB, setelah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian belum ada ditemukan jasad korban,”ucap dia.

Dalam penyisiranya, tim BPBD setempat juga dibantu oleh BPBD Kota Pariaman, Tim SAR Padang, Kepolisian Daerah Sumbar, Tim PMI setempat, kelompok siaga, BNPB Provinsi dan masyarakat setempat.

Penyisiran tidak hanya dilakukan di sekitar sungai saja, namun juga sampai di pinggiran bibir muara. Setelah dua hari melakukan pencarian, hingga kini pihak kami mendapat laporan dari tim SAR Padang, bahwa jasad orang penambang pasir yang hilang hari Sabtu lalu telah ditemukan oleh nelayan, terangnya.

Sementara ini, tambah Amiruddin, jasad korban dibawa kerumah duka di korong Banda Cino, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Padangpariaman untuk dikebumikan.

Sebelumnya korban juga sudah pernah mengalami kecelakaan saat bekerja karena penyakit yang dideritanya. Ini merupakan kecelakaan kerja yang ketiga kalinya bagi korban. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*