Jasad Teroris Kerusuhan Mako Brimob Depok Ditolak Warga

Advertisements

Padang-today.com__kerusuhan dibuat napi teroris di Mako Brimob, Depok Rabu (9/5/2018) yang berujung menelan korban. Salah satu teroris yang meninggal pada saat kerusuhan tersebut adalah warga asal Sumatera Barat, Sumbar.

Abu Ibrahim alias Beny Syamsu, atau Abu Ibrahim salah seorang napi teroris yang tewas dalam kerusuhan tersebut merupakan warga Malai III Koto Timur, Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padangpariaman, provinsi Sumatera Barat, (Sumbar).

Walinagari Malai III Koto Timur, Buyuang Intan membenarkan informasi tersebut. Ayahnya bernama Syamsuri (Almarhum) dan ibunya bernama Nurbaiti (60) serta memiliki saudara 6 orang. Beliau anak tertua dari keluarga itu.

“ Beny Syamsu adalah anak tertua dari pasangan keluarga Syamsuri dan Nurbaiti”, kata Buyuang Intan kepada wartawan.

Ia mengatakan, keluarga almarhun napi teroris tersebut telah meninggalkan kampung halamannya pada tahun 1999 ke daerah Pekan Baru Riau dan mereka hidup bersama keluarganya di perantauan tersebut.

Rumah Keluarga Ibrahim Di Kampung Padangpariaman

“Beny bersama kedua orang tuanya telah merantau ke Pekanbaru sejak 1999. Pertama hidup di Ujung Batung, kemudian pindah ke Jalan Sudirman. Beberapa tahun kemudian pindah lagi ke Bandau Pekanbaru”, kata dia.

Istinya bernama Multriani, kata dia, berasal Kampuang Dadok, Sungai Geringging yang juga merantau ke Bawan Kabupaten Agam. Telah memiliki anak dua orang pasang.

Terkait pemakaman yang direncanakan ke Nagari Malai V Koto Timur, tidak dapat terpenuhi. Masyarakat menolak karena Almarhum bukan lagi warga setempat, apalagi persoalan yang melanda membuat masyarakat sulit menerima Almarhum.

“Keluarga almarhum sempat meminta izin untuk pemakamannya di Kampung halaman, namun setelah rapat adat dan musyawarah ninik mamak, masyarakat menolak. Sehingga dimungkinkan almarhum dimakamkan di luar kampung halamannya ini” kata Buyuang Intan.

Abu Ibrahim alias Beny Syamsu atau Abu Ibrahim diketahui tetangkap tahun 2017 lalu dan telah menjadi tahanan teroris di Mako Brimob, Depok. Masyarakat Malai V Koto Timur baru mengetahui informasi tersebut beredarnya berita di media dan akan dimakamkan di Malai V Koto Timur.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*