Jelang Lomba PMT-AS Provinsi Koto Panjang Dalam Berbenah

Walikota Riza Falepi bersama anggota DPRD Mawi Etek Arianto, membuat lobang biopori di halaman SDN 37 Payakumbuh, Jum'at.

Walikota Riza Falepi bersama anggota DPRD Mawi Etek Arianto, membuat lobang biopori di halaman SDN 37 Payakumbuh, Jum’at.

PAYAKUMBUH​, PADANGTODAY.com-SDN 37 Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, dipercaya sebagai wakil Kota Payakumbuh dalam Lomba PMT-AS (Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah) Tingkat Sumatera Barat 2014. Sesuai jadwal, sekolah ini akan dikunjungi tim penilai provinsi, sekitar pertengahan November bulan depan.

Untuk menghadapi lomba itu, ratusan warga setempat dibantu jajaran PNS dan anggota TNI, ikut berbenah. Gotong royong massal digelar, diikuti langsung Walikota Payakumbuh Riza Falepi, anggota DPRD Dapil setempat, Mawi Etek Arianto, Sekdako H. Benni Warlis, Asisten I Yoherman, Asisten II H. Amriul, Kepala BPBD Yufnani Awai, Kabag Kesra Yonrefli, Kabag Tapem Erwan, dan Camat Latina Doni Prayudha serta seluruh elemen masyarakat setempat, Jum’at (10/10).

Puluhan anggota TNI dari Kodim 0306/50 Kota, membuat puluhan lobang resapan biopori di lingkungan sekolah dan kelurahan. Kegiatan dimaksud, bagian dari rangkaian HUT TNI ke-69. Prajurit TNI berbaur bersama warga dan pelajar membuat biopori dan membersihkan lingkungan kelurahan. Walikota Riza Falepi dan Mawi Etek Arianto, anggota DPRD dari Gerindra ini, ikut bergantian menusuk bumi, membuat lobang biopori.

Sementara itu, atap mushalla milik SDN 37 yang rusak diterpa pohon durian, ikut diperbaiki.  Hanya dalam hitungan tiga jam, goro massal tersebut berhasil menyulap lingkungan Kelurahan Kotopanjang Dalam serta lingkungan SDN 37 bersih dan asri. Kepala SDN 37 Dasril Agus, S.Pd, tampak senang, dan mengaku siap menghadapi lomba tingkat provinsi ini.

“Saya senang dan bangga bercampur malu, pak walikota dan sekdako beserta jajarannya dan anggota TNI, ikut bergoro di sekolah kami. Mudah-mudahan keterlibatan semua pihak itu, membawa berkah bagi sekolah kami. SDN 37 tampil sebagai juara Sumbar,” katanya.

Program PMT-AS disekolahnya, menurut Dasril, cukup mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Dana tersedia untuk kegiatan PMT-AS sebanyak 58 kali setahun, dapat ditingkatkan menjadi 108. Kekurangan dana buat penyediaan makanan tambahan, dibantu lewat partisipasi masyarakat. Makanan yang disediakan dibuat oleh ibu-ibu PKK kelurahan, dengan pola beragam, bergizi seimbang, sehat dan aman,  katanya.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*