Johnson Yaptonaga Laporkan Dewi Persik Ke Polisi

dewi_perssikJakarta, PADANGTODAY.com – Perilaku Dewi Perssik itu pun mengundang pertanyaan masyarakat, mengingat acapkali dia melakukan tindakan serupa. Dia seolah tidak belajar dengan pengalaman-pengalaman yang pernah dihadapi sebelumnya.

Ulah Dewi Perssik kembali menuai kontroversi. Pemilik goyangan gergaji itu mengaku-ngaku sudah dinikahi oleh pengusaha Johnson Yaptonaga. Namun belakangan pengakuan itu dibantah, bahkan CEO Lamborghini Jakarta itu melaporkannya ke Polda Metro Jaya.

Ketua Psychology Consultant Qurrota A’yun, Dimas Cokro Pamungkas menilai tindakan Dewi Perssik dapat terjadi karena emosi jiwa yang tertekan, sehingga tidak bisa berpikir jernih. Ada pelampiasan yang salah jalan sehingga menjadi boomerang bagi dirinya sendiri.

“Itu luapan emosi yang tertekan, dia tidak lagi bisa berpikir jernih untuk sesaat, jadinya seperti itu, apalagi bagi orang-orang yang bersifat reaktif dalam menyikapi sesuatu,” kata Dimas Cokro saat dihubungi melalui telepon, Minggu (21/9).

Dewi Perssik KapanLagi.com

“Banyak di sekitar kita yang mudah meluapkan semuanya di media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, Path atau Youtube. Sebagai publik figur harusnya sadar bila tingkah laku kita dipantau, bahkan bisa juga ditiru para penggemar, bahaya lain Undang-undang ITE menanti,” tambah alumnus Universitas Negeri Malang.

Seperti diketahui juga, lewat akun Twitternya, Dewi sempat menuliskan kata-kata yang bernada menghina kepada media yang memberitakan pengakuannya menjalin kasih dengan Johson. Perilaku Dewi Perssik itu, katanya tidak lepas dari latar belakang kebiasaan masa lalunya.

“Sangat mungkin (dipengaruhi) masa kecil, masa remaja, masa rumah tangga, beban pekerjaan, beban sebagai publik figur yang setiap saat disorot dan lain-lain. Apalagi kan santer diberitakan masalah rumah tangga dengan bos Lamborghini itu, itu puncaknya. Malu, merasa tersudut dengan berita- berita, akhirnya dia lempar bebannya untuk menyalahkan wartawan,” katanya.(kpl/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*