Josrizal Zain Minta Maaf di Balai Wartawan Payakumbuh, ”Mari Bersama Kita Bantu Pemerintah”

H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

Advertisements
H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

H Josrizal Zain MM bersama wartawan di Balai Wartawan Luak Limopuluah Senin 30 Maret 2015

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Josrizal Zain, selaku mantan Walikota Payakumbuh 10 tahun lamanya, Senin (30/3) meminta maaf secara langsung kepada wartawan. Permintaan maaf ini disampaikannya kepada para wartawan yang bersilaturahmi di Balai Wartawan Luak Limopuluah. Direktur Eksekutif Sekretariat Nasional Asosiasi Kota/Kabupaten Peduli Sanitasi Indonesia (Akkopsi) periode 2012-2016 ini memang datang atas kesepakatan dengan Balai Wartawan.

”Saya meminta maaf kepada para wartawan, jika selama ini ada hubungan dan komunikasi yang terganjal. Mulai hari ini, selaku warga asli Payakumbuh, mari kita intensifkan komunikasi,” ujar Josrizal Zain dengan berkemeja biru lengan panjang.

Bicara santai, awalnya Josrizal Zain yang didapuk bicara di depan ruang pertemuan wartawan masih agak santai berkata-kata. Lalu, dikatakan oleh pimpinan diskusi Syaiful Hadi Dt Bosa Nan Kayo, bahwa pertanyaan yang akan ditanyakan untuk diskusi ini jangan berat-berat. Kenyataannya, para wartawan yang hadir menyimpan agresi pertanyaan lebih politis.

”Ya, gimana lagi. Harus dijawab,” Josrizal Zain sambil tersenyum.

Josrizal Zain membuka, diskusi dan menjawab pertanyaan wartawan satu persatu. Soal sIstem, Partai Partai Demokrat, ujar Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Barat ini, kembali membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah sejak 1 April 2015. Sesuai petunjuk dari DPP, dibentuk tim seleksi dengan diketuai oleh Ketua DPD dengan Sekretaris dan Bendahara dari struktur DPD dan DPC di Kota dan Kabupaten.

Lalu, bagaimana dengan para pendaftar yang telah mendaftarkan diri sebelumnya di Tim 7 Partai Demokrat yang lalu telah dibentuk dan bekerja di masing-masing DPC? Josrizal Zain mengungkapkan hal itu dibekukan lagi, pendaftaran kembali dibuka.

”Prinsip kita, politic not to be kill, politik itu menghidupkan. Makanya, di Kabupaten Limapuluh Kota pendaftaran kembali dibuka pula,” ujar Josrizal Zain.

Menkes ke Payakumbuh

Memperingati Hari Kesehatan Internasional 7 April mendatang, di Payakumbuh akan digelar sederet kegiatan. Khusus kegiatan ini akan digelar 8-9 April. Josrizal Zain mendapat kontak langsung dari Kemenkes untuk ikut datang dan mempresentasikan persoalan sanitasi di Kota Payakumbuh.

Kota Payakumbuh sejak dipimpin Josrizal Zain dua periode, 2002-2007 dan 2007-2012 lalu telah mendudukkan persoalan sanitasi secara mendasar. Makanya, Menkes Nila F Moeloek yang pernah datang ke Payakumbuh terpesona hendak kembali ke Kota Batiah ini.

”Waktu itu, Menkes yang waktu itu Utusan Khusus Presiden RI untuk Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2009-2014 Presiden RI datang ke Payakumbuh. Saat makan siang, beliau sempatkan melihat ke dapur rumah makan, biasanya di daerah lain, cuci piring dilakukan di dalam ember cuci yang tidak mengalir. Beda di Payakumbuh, piring dan gelas dicuci di ember dengan air yang mengalir,” tutur Josrizal Zain.

Hal kecil itu, sebagai dasar kehebatan sanitasi memancing tanya Menkes. Josrizal Zain kemudian memaparkan segenap usaha Pemko Payakumbuh dalam hal sanitasi ini. Josrizal Zain yang di akhir jabatannya meraih Indonesia Green Region Award (IGRA) 2011 ini mendapat apresiasi dan salut dari Menkes RI.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Elzadaswarman membenarkan akan datangnya Menkes RI ini. Kota Payakumbuh menjadi pusat peringatan Hari Kesehatan Internasional 2015. Ketua Panitia dipegang oleh Kabid Pelayanan Kesehatan Hj Hefi Suryani SKM, akan menghadirkan banyak kegiatan sehubungan peringatan Hari Kesehatan Internasional ini.

Josrizal Zain mengatakan Kota Payakumbuh hari ini menempati sebagai daerah nomor satu di Sumbar, terbaik sanitasinya. Sementara, di tingkat nasional, Sumbar di posisi 9 hingga 10. Termasuk, urusan sampah dengan reuse (penggunaan kembali), reduse (pengurangan), recycle (daur ulang), telah dilakukan Payakumbuh dengan optimal.

”Konsep sampah (waste) to energy, waste to industry, waste to dollar, pun kian bersemangat, kini di tangan Walikota Riza Falepi,” ujar Josrizal Zain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*