Kadis Pendidikan Ingatkan Kepala Sekolah, SD Dan SLTP Sudah Harus Miliki Bank Sampah

Fhoto : Wabup Tanah Datar Zuldafri Darma resmikan pencanangan Kecamatan Lima Kaum Peduli Sampah, yang dimulai dari sekolah, Rabu (09/05/18) di SDN 12 Parambahan, Kecamatan Lima Kaum.(ddy)

Advertisements

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar Abrar ingatkan seluruh kepala sekolah SD dan SLTP di Tanah Datar, agar menyediakan bank sampah.

“Ini akan menyangkut pada kinerja kepala sekolah nantinya, karena ini salah satu kategori penilaian kinerja kepsek sejauh mana mendukung program pemerintah terhadap kepedulian tentang limbah sampah,” ucap Abrar saat menghadiri pencanangan Kecamatan Lima Kaum sebagai daerah peduli sampah, Rabu (09/05/18) di Gedung SDN 12 Parambahan Kecamatan Lima Kaum, Tanah Datar.

Pencanangan aksi peduli sampah ini, langsung diresmikan oleh Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma yang dihadiri oleh Forkopinca Lima Kaum, wali nagari dan kepala sekolah se Kecamatan Lima Kaum, Komite Sekolah, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya.

Abrar dalam kesemoatan itu mengatakan, jika pengelolaan bank sampah di sekolah, merupakan salah satu pengenalan dini kepada anak didik, tentang kepedulian terhadap keberaihan lingkungan dan manfaat limbah sampah.

“Kepala sekolah dan pihak sekolah harus berinovasi dalam pengelolaan bank sampah, dan aksi ini  merupakan bentuk tindaklanjut Pemerintah Daerah dalam rangka mencanangkan Tanah Datar peduli sampah yang dimulai di kecamatan ini,” sebut Abrar.

Dalam menjalankan kegiatan ini katanya,  juga untuk mendorong semua elemen pemerintah, masyarakat dan peserta didik untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan cara murah dan mudah dalam mengatasi masalah sampah melalui upaya kebersihan lingkungan.

“Pencanangan ini bukanlah sekedar seremonial saja, tapi harus dilaksanakan. Sekolah di Kecamatan Lima Kaum harus menjadi  percontohan bagi masyarakat dan sekolah lainnya,” ungkap Abrar.

Sementara itu, Wakil Bupati Zuldafri Darma dalam sambutannya mengatakan  gerakan peduli sampah yang dimulai di lingkungan sekolah merupakan aksi nyata dari kita dan untuk kita.

Gerakan ini kata Wabup juga merupakan peningkatkan kesadaran diri didalam mengatasi masalah sampah di lingkungan sekitar dan pelaksanaan gerakan peduli sampah berdasarkan pada prinsip partisipatif yang berkelanjutan.

“Kegiatan  gerakan peduli sampah ini bertujuan untuk menegaskan komitmen dan aksi kita sebagai masyarakat, dimulai dari sekolah dan dalam penanganan dan pengelolaannya melalui bank sampah. Sehingga bisa mewujudkan Tanah Datar menjadi daerah yang bebas sampah,” kata Zuldafri.

Lebih Lanjut, gerakan pengelolaan sampah jauh lebih efektif apabila ada gerakan dari sekolah dan bisa dijadikan pembelajaran kepada anak didik bagaimana manfaat sampah yang bisa dijadikan peluang ekonomi nantinya.

“Menyambung kata kepala dinas tadi, kami tegaskan sudah saatnya sekolah memiliki bank sampah. Disini akan kita lihat sejauh mana pihak sekolah mendukung program pemerintah dalam  mewujudkan Tanah Datar Bebas Sampah,” pungkas Zuldafri. (ddy).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*